KABAR FIKKIA – 294 mahasiswa baru FIKKIA Universitas Airlangga menutup rangkaian PKKMB 2026 dengan semangat kebersamaan dan kreativitas. Pada Jumat (7/8/2026), mahasiswa angkatan Candhikala mengikuti pembekalan organisasi dan akademik sebelum menunjukkan bakat melalui pertunjukan kelompok di GKB Lantai 9. PKKMB Fakultas diikuti seluruh mahasiswa prodi Akukultur, Kedokteran, Kedokteran Hewan, dan Kesehatan Masyarakat.
Aktif Berorganisasi untuk Memberikan Dampak
Kegiatan diawali dengan materi “Menjadi Mahasiswa Aktif Berdampak melalui Organisasi Mahasiswa”. Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIKKIA, Moh. Alqoniev Doelfif, menyampaikan materi tersebut dengan penuh semangat.
Mahasiswa yang akrab disapa Aldo itu memperkenalkan berbagai wadah pengembangan diri di FIKKIA. Wadah tersebut meliputi BEM, Badan Legislatif Mahasiswa (BLM), Badan Semi Otonom (BSO), Himpunan Mahasiswa (HIMA), serta Komunitas Minat dan Bakat (KOMIKAT).
Menurut Aldo, organisasi mahasiswa menjadi ruang untuk memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan. Organisasi juga membantu mahasiswa membangun integritas dan kemampuan interpersonal.
“Mahasiswa yang hanya kuliah tanpa berorganisasi sering kehilangan ruang untuk berlatih memimpin, mengelola konflik, dan membangun relasi,” tegasnya.
Tata Kelola Akademik Wajib Dipahami
Pembekalan berikutnya menghadirkan Kabag Akademik dan Kemahasiswaan FIKKIA, Bintang Gumilang, M.Kes. Ia membawakan materi “Capita Selecta Akademik dan Kemahasiswaan”. Bintang menjelaskan berbagai tata kelola akademik yang perlu dipahami mahasiswa baru. Materi mencakup registrasi administrasi, pembayaran UKT, hingga pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) setiap semester. Ia juga menjelaskan ketentuan pengambilan Satuan Kredit Semester (SKS). Jumlah SKS yang dapat diambil mahasiswa bergantung pada capaian Indeks Prestasi Semester (IPS).
Selain akademik, mahasiswa didorong mengembangkan soft skill melalui berbagai kegiatan. Program Kampus Berdampak seperti Belajar Bersama Komunitas (BBK), Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), kompetisi, dan pertukaran pelajar menjadi beberapa pilihan. Bintang juga menjelaskan penerapan Early Warning System (EWS) di FIKKIA. Sistem tersebut digunakan untuk memantau perkembangan akademik dan kepatuhan administrasi mahasiswa.
“Kuliah itu ada batasnya, walau belajar itu sampai akhir hayat,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Bintang turut memperkenalkan aplikasi “Kampus Kita”. Aplikasi ini memungkinkan orang tua memantau perkembangan akademik mahasiswa melalui perangkat digital.
294 Mahasiswa Baru Tampilkan Kreativitas
Setelah salat Jumat, suasana PKKMB berubah menjadi panggung kreativitas. Sebanyak 294 mahasiswa baru terbagi dalam 12 kelompok untuk menampilkan pertunjukan terbaik mereka. Setiap kelompok mendapatkan waktu 10–15 menit untuk menampilkan kreativitasnya. Tahun ini, pertunjukan drama musikal mendominasi penampilan mahasiswa baru.

Para peserta memadukan seni peran dan olah vokal dalam pertunjukan tersebut. Mereka juga menyanyikan lagu secara langsung (live) di hadapan civitas akademika FIKKIA. Kelompok 10 berhasil meraih juara utama dalam ajang tersebut. Kelompok ini membawakan cerita “Roro Jonggrang” dengan konsep yang disesuaikan dengan kehidupan Generasi Z.
Modifikasi cerita tersebut memadukan gaya hidup dan bahasa yang dekat dengan generasi muda. Konsep itu berhasil menghibur civitas akademika yang hadir.
Rangkaian PKKMB FIKKIA 2026 kemudian ditutup dengan penyampaian pesan dan kesan. Acara dilanjutkan dengan kumandang Hymne Airlangga dan sesi foto bersama.
Melalui rangkaian PKKMB tersebut, mahasiswa baru angkatan Candhikala diharapkan mampu memulai kehidupan kampus dengan semangat baru. Mereka juga diharapkan tumbuh sebagai mahasiswa yang berprestasi, beretika, aktif, dan mampu berkolaborasi.
Penulis: Muhammad Farrel
Editor: Avicena C. Nisa
