
Susu kambing Peranakan Etawa (PE) dari Kecamatan Sempu, Banyuwangi, memiliki potensi sebagai sumber pangan bergizi dengan kualitas yang cukup baik. Penelitian terhadap 30 sampel susu dari enam peternakan menunjukkan bahwa secara organoleptik susu masih memenuhi standar yang digunakan, dengan rata-rata berat jenis 1,0316 g/mL dan pH 6,45.
Pemeriksaan mikrobiologis juga menunjukkan bahwa jumlah mikroorganisme total (TPC) dan bakteri coliform secara umum masih berada di bawah batas yang ditetapkan dalam standar. Namun, ditemukannya coliform pada beberapa peternakan menjadi pengingat bahwa kebersihan tetap harus menjadi perhatian utama. Sanitasi kandang, kebersihan ambing dan tangan pemerah, peralatan pemerahan, air, serta penyimpanan susu dapat memengaruhi kualitas dan keamanan produk.
Karena itu, penerapan higiene dan sanitasi yang baik sejak proses pemerahan hingga distribusi, serta pasteurisasi sebelum dikonsumsi, penting dilakukan agar susu kambing Banyuwangi tidak hanya bergizi, tetapi juga aman bagi masyarakat.
Baca Artikel Selengkapnya: Physical and Microbiological Milk Quality of Ettawa Crossbreed Goats In Sempu District, Banyuwangi
Tim Penyusun Infografis: Prima Ayu Wibawati, drh., M.Si dan Azhar Burhanuddin
