KABAR FIKKIA – Employer Meeting bertema Penguatan Sinergi Link and Match Alumni dengan Dunia Industripada Jumat (10/4/2026) FIKKIA UNAIR berhasil mendatangkan para undangan inspiratif. Kegiatan dihadiri oleh civitas akademika, alumni dari berbagai angkatan, serta para stakeholder. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan komitmen kampus dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, tim FIKKIA News melakukan wawancara dengan salah satu alumni Program Studi Akuakultur angkatan 2021, Aisyah Rizki Syailina, S.Pi. Ia hadir sebagai owner sekaligus pengelola A Hatchery Buleleng, Bali. Aisyah mengembangkan usahanya dengan fokus pada produksi telur kerapu hibrida, pembenihan bandeng, serta pengembangan ikan hias, khususnya ikan badut.
Di sisi lain, Aisyah aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pembudidaya, supplier, hingga mitra usaha.
Tantangan Industri dan Kesiapan Mental
Terkait kondisi industri saat ini, Aisyah menyoroti tingginya tingkat persaingan sebagai tantangan utama. Ia mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara dunia perkuliahan dan dunia bisnis.
“Perbedaan dari perkuliahan kerja itu beda banget, jadi harus pintar-pintar kontrol diri terutama dalam manajemen waktu,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental bagi mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja. Menurutnya, mental kuat serta kemampuan bersosialisasi menjadi kunci dalam menghadapi dinamika di lapangan.
“Persiapan mental yang matang adalah salah satu hal yang penting. Kita harus punya mental yang kuat, jangan malu untuk bersosialisasi dan berbaur karena di lapang kita perlu kerja sama tim dengan yang lain. Jangan lupa juga untuk mencari relasi sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Peran Kampus dalam Membentuk Kompetensi Alumni
Aisyah turut memberikan tanggapan positif terhadap perkembangan FIKKIA Universitas Airlangga Banyuwangi. Ia menilai bahwa kampus terus mengalami kemajuan, baik dari segi pembelajaran, kurikulum, hingga fasilitas. Selama kuliah ia mengaku mendapat pengalaman akademis yang menyenangkan dan aplikatif. Salah satu yang paling berkesan adalah kegiatan praktikum lapang.
“Selama kuliah seru banget, terutama praktikum lapang. Biasanya kita pergi ke luar seperti Pulau Merah dan Tabuhan. Rasanya seperti kuliah sambil healing, tapi tetap menambah wawasan karena kita bisa melihat langsung kondisi perikanan di lapangan,” tambahnya.
Menurutnya, pengalaman praktikum lapang dan internship menjadi bekal paling berharga dalam menghadapi dunia kerja, karena memberikan gambaran nyata tentang kondisi industri.
Harapan dan Inspirasi untuk Masa Depan
Aisyah berharap FIKKIA dapat terus berkembang sebagai fakultas yang inovatif serta mampu menjembatani hubungan antara mahasiswa dan alumni. Menutup wawancara, Aisyah menggambarkan kegiatan Employer Meeting hari itu dalam tiga kata Keren, Hebat, dan juga Inspiratif.
Keberhasilan Aisyah menjadi bukti bahwa lulusan FIKKIA tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata di lapangan. Melalui inovasi, kerja keras, dan komitmen yang tinggi, alumni FIKKIA diharapkan dapat terus berkontribusi dalam memajukan industri di Indonesia.
Penulis: Sabitha Helmi
Editor: Avicena C. Nisa