KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuwangi membuat terobosan baru pelayanan veteriner di Bumi Blambagan. Kini telah hadir Unit Layanan Khusus Penyakit Dalam dan Bedah di Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi. Unit tersebut akan membuka penanganan medik veteriner tingkat lanjut bagi hewan peliharaan. Layanan akan tersedia pukul 08.00 hingga 16.00 WIB berdasarkan perjanjian. Pemilik hewan diminta menghubungi narahubung terlebih dahulu untuk menjadwalkan pemeriksaan.
Soft Launching sendiriberlangsung pada Kamis (24/9/2026) dengan lokasi unit yang berada Unit Layanan Khusus berada di RSH Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Jalan Kartini, Nomor 56, Kelurahan Kepatihan, Banyuwangi. Turut hadir dalam soft launching tersebut Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP. (Bupati Banyuwangi), Dr. Rahadian Indarto Susilo, Sp. BS (K). (Dekan FIKKIA), Ir. Danang Hartanto, SP. (Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi), dan drh. Nanang Sugiarto (Kabid Keswan).
Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Hewan Banyuwangi
Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP. mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menjadi satu dari dua kabupaten di Indonesia yang memiliki rumah sakit hewan sendiri. Oleh karena itu, upaya pengembangan kesehatan hewan menjadi bagian prioritas dalam menjawab kebutuhan pemilik hewan akan tindakan medis yang terintegrasi, cepat, dan didukung peralatan diagnostik modern. Bersama dengan FIKKIA UNAIR, PEMKAB Banyuwangi terus memperlengkap fasilitas.
“Silahkan datang ke RSH Banyuwangi. Dari FIKKIA sudah mampu memberikan pelayanan kesehatan hewan berbasis spesialis (Interest, red) bagi hewan peliharaan milik masyarakat Banyuwangi,” katanya.
Beliau mengingatkan bagi masyarakat agar menjaga kesehatan hewan peliharaannya. Bagi hewan yang membutuhkan supaya tidak menulari ke hewan lain maupun manusia.
Hadirkan Dokter Hewan Special Interest
Dekan FIKKIA, Dr. Rahadian Indarto Susilo, Sp. BS (K). menjelaskan unit khusus menjadi layanan unggulan RSH Banyuwangi dan FIKKIA UNAIR. Unit khusus itu hadir dalam upaya pengembangan pendidikan dokter hewan menuju arah kualifikasi spesialisasi yang lebih spesifik. Layanan unit mencakup lima bidang, yaitu penyakit dalam, bedah, reproduksi, nutrisi, dan patologi anatomi. Untuk menunjang diagnosis, unit dilengkapi hematology analyzer, pemeriksaan kimia darah, ultrasonografi (USG), X-Ray, pemeriksaan histopatologi, dan pemeriksaan parasit.

Fasilitas ini diharapkan meningkatkan peluang kesembuhan hewan peliharaan yang berada dalam kondisi kritis atau membutuhkan perawatan spesifik. Pengembangan ke depan unit tersebut adalah cikal bakal poli spesialis veteriner jika pendidikan spesialis telah resmi dibuka di Indonesia. Terutama dalam menginisiasi tim keahlian khusus dan berpengalaman untuk memberikan perawatan komprehensif. Tentunya akan melayani tindakan bedah mayor seperti sectio caesarea, insisi tumor, dan patah tulang sebagai layanan unggulan Rumah Sakit Hewan.
“Kami membuka layanan dokter hewan penyakit dalam dan bedah. Kita kolaborasi antara dokter di Rumah Sakit Hewan Banyuwangi dengan dosen yang ada di FIKKIA,” jelasnya.
Saat ini layanan khusus akan mendapatkan penanganan dari sepuluh dokter hewan sesuai bidang keahliannya (special interest). Tim layanan Bedah dan Penyakit Dalam Veteriner terdiri dari Tridiganita Intan Solikhah, drh., M.Si., Nina Amalia, drh., M.Si., dan Agus Fiki Purnomo. Lalu ada tim layanan Nutrisi Veteriner yaitu drh. Bodhi Agustono, drh., M.Si.dan drh. Zhaza Afilila (Nutrisi Veteriner). Lalu ada Amung Logam Saputro, M.Si. (Reproduksi Veteriner), drh. Maya Nurwartanti Yunita (Patologi Anatomi Veteriner), drh. Lintang Winantya Firdausy, M.Sc. (Parasitologi Veteriner), drh. Igo Syaiful Ihsan, M.Si (Patologi Klinik Veteriner), dan drh. Nur Rusdiana, M.Si. (Kesehatan Masyarakat Veteriner).
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa