FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Sejarah dan Latar Belakang

Sejarah

Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA)

“Bakti Universitas Airlangga dalam rangka upaya pemerataan pendidikan tinggi untuk masyarakat adalah dengan membuka PDD Universitas Airlangga di Banyuwangi.” 

Momen Peresmian PDD UNAIR di Banyuwangi
Momen Peresmian PDD UNAIR di Banyuwangi

Eksistensi keberadaan Universitas Airlangga di Banyuwangi telah terdengar gaungnya sejak tahun 2014. UNAIR dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkomitmen menyelenggarakan pendidikan tinggi yang  berkualitas di tanah blambangan. Nama Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) dipilih sebagai upaya mewujudkan terbentuknya fokus keilmuan di bidang kesehatan, kedokteran dan ilmu alam dalam wadah yang lebih mapan.

Awal berdiri tahun 2014 FIKKIA masih menyandang nama Program Studi di Luar Domisili (PDD). Keputusan tersebut didasarkan pada Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 276/E2/DT/2014. Tujuannya adalah untuk perluasan akses dan mutu pendidikan dalam upaya untuk memberikan akses pendidikan yang merata untuk memenuhi kebutuhan sumberdaya manusia yang berkualitas di wilayah Banyuwangi.

Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. H. Fasichul Lisan, Apt. dan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si. secara resmi membuka PDD pada 19 Oktober 2014 di halaman Kampus Giri.

Tahun akademik 2014/2015 terdapat empat program studi sarjana yaitu Akuntansi, Budidaya Perairan, Kedokteran Hewan, dan Kesehatan Masyarakat. PDD UNAIR Banyuwangi berusaha mencangkok kultur akademik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis; Fakultas Perikanan dan Kelautan; Fakultas Kedokteran Hewan; dan Fakultas Kesehatan Masyarakat agar menghasilkan atmosfer dan kualitas yang setara dengan kampus Surabaya.

Pertengahan 2017, perkembangan signifikan PDD menjadi Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) membuat lokasi belajar bertambah ke kampus Sobo. Perkuliahan mahasiswa Prodi Akuakultur dan Kedokteran Hewan di Kampus Giri. Sedangkan mahasiswa Prodi Akuntansi dan Kesehatan Masyarakat di Kampus Sobo. Perkuliahan empat program studi yang ada berlangsung hingga menjelang akhir tahun 2021.

Atas dasar Surat Keputusan Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Airlangga Nomor 6 Tahun 2021, nama PSDKU bertransformasi menjadi Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA). Tepatnya pada tahun 29 Desember 2021. Segala penyesuaian dilakukan Universitas Airlangga dengan entitas berbentuk sekolah. Oleh karenanya terdapat sedikit perubahan penyelenggaran program studi yang fokus pada bidang keilmuan tertentu. Terdapat tiga program studi antara lain Akuakultur, Kedokteran Hewan, dan Kesehatan Masyarakat. Sementara itu, Prodi Akuntansi dikembalikan pengelolaannya ke kampus utama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga di Surabaya dan tidak dibuka lagi di Banyuwangi.

Tak lama berselang, nama SIKIA bermetamorfosis menjadi Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) pada Oktober 2023. Prof. Dr. Soetojo, Sp.U (K) secara resmi diangkat menjadi Dekan FIKKIA setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur SIKIA.

Metamorfosis FIKKIA membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan dan penyelenggaraan perkuliahan kampus Universitas Airlangga di Banyuwangi. Saat ini FIKKIA telah menambah tiga Program Studi baru yaitu Kedokteran, Pendidikan Profesi Dokter (PPD), dan Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH). Upaya memperluas jejaring kerjasama terus diupayakan untuk meningkatkan kualitas tri dharma perguruan tinggi. Produktivitas kinerja baik di sisi organisasi-manajerial maupun luaran dan berdampak positif bagi masyarakat.

Kini, keberadaan Universitas Airlangga di Banyuwangi telah mendekati usia satu dekade. Ratusan alumni telah menyebar keseluruh negeri. Sepuluh tahun berproses bersama masyarakat melalui aksi dan inovasi. FIKKIA berkomitmen memberikan layanan pendidikan bidang kesehatan, kedokteran dan ilmu alam yang mandiri, inovatif dan terkemuka berbasis potensi lokal. Membawa mandat pemerataan pendidikan berkualitas dan cita cita pertumbuhan sumber daya manusia yang dapat bersaing di kancah global. Mengembangkan diri menjadi insan excellence with morality.