KABAR FIKKIA – Kiprah alumni Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga kembali menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya adalah Fakhriyyah, alumni program studi Akuakultur angkatan 2019 yang sukses mengembangkan inovasi budidaya ikan nila berbasis teknologi di Banyuwangi melalui unit usaha bernama i-Tawar.
Hadir dalam acara Employer Meeting 2026 pada Jumat (10/04/2026), Fakhriyyah berbagi cerita mengenai perkembangan kariernya pasca lulus dari FIKKIA.
Inovasi Lokal Berdampak Nasional
Berawal dari Desa Lateng, Banyuwangi, Fakhriyyah mampu mengintegrasikan ilmu yang diperolehnya selama masa perkuliahan dengan penerapan teknologi modern. Melalui pendekatan teknologi seperti sistem Bioflok dan Recirculating Aquaculture System (RAS) yang berfokus pada budidaya ikan nila, Fakhriyyah berhasil menciptakan model budidaya air tawar yang hemat air, padat tebar tinggi, dan adaptif terhadap keterbatasan lahan di Desa Lateng, Banyuwangi.
Langkah berani ini pun mengantarkannya menjadi Finalis Jagoan Tani, sebuah ajang bergengsi yang menjadi bukti pengakuan atas kapasitas bisnis dan strategi pemasaran yang ia miliki serta menjadi Awardee Muda 30 yang dihelat oleh Global Future.
Mentalitas Baja di Balik Kesuksesan
Fakhriyyah mengakui bahwa transisi dari mahasiswa menjadi profesional tidaklah instan. Ia mengenang bagaimana perjuangan belajar terlebih ujian praktikum di laboratorium—yang ikonik dikenal dengan “Jedog Test”—yang justru berperan dalam membentuk mentalitasnya.
“Tantangan terbesar di awal karier adalah kenyataan bahwa teori dan lapangan itu berbeda. Kita dituntut untuk adaptif, memahami etika profesional, dan aturan tidak tertulis di dunia kerja. Di situlah mentalitas kita benar-benar diuji,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengalaman yang paling memengaruhi kemampuannya saat ini adalah masa Praktik Kerja Lapangan (PKL). Baginya, kunci utama di lapangan adalah tetap fokus, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta aktif bertanya untuk melatih kemampuan komunikasi.
Pesan untuk Generasi Muda
Sebagai bagian dari generasi Z, Fakhriyyah berpesan kepada mahasiswa FIKKIA agar tidak hanya terpaku pada pencarian ilmu teori di kelas, tetapi juga fokus pada pengembangan diri.
“Jangan cuma cari ilmu, tapi juga fokus improving ourselves. Bangun relasi dan branding diri, serta latih critical thinking dan problem solving. If you never try, you will never know,” pesannya.
Menutup perbincangan, Fakhriyyah menuturkan acara malam ini dalam tiga kata: Hangat, Inspiratif, dan Nostalgia. Ia berharap kedepannya FIKKIA semakin mendunia dan visioner di skala nasional maupun internasional.
“Semoga ikatan alumni dari tiap prodi di FIKKIA semakin erat terjalin sebagai pendukung utama kesuksesan FIKKIA di masa depan,” tambahnya.
Keberhasilan Fakhriyyah menjadi bukti nyata bahwa lulusan FIKKIA tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di masyarakat. Inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat terus mendukung ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi lokal berbasis teknologi di masa depan.
Penulis: Farra Azzahrani
Editor: Avicena C. Nisa
