Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam

Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam

HIMAKUA FIKKIA UNAIR Gelar Aksi Blue Care untuk Konservasi Pesisir Pantai Kampe

KABAR FIKKIA – Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar Blue...

KABAR FIKKIA – Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar Blue Care: Green Action di Pantai Kampe, Banyuwangi, pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan bertema “Tanam Bersama, Tumbuh Merata” ini menggabungkan edukasi ekologi pesisir, penanaman cemara laut, dan interaksi antara mahasiswa, pelajar, serta masyarakat lokal. Kegiatan yang diinisiasi Departemen Sosial dan Lingkungan HIMAKUA ini didampingi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Kampe. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan, terdiri atas mahasiswa Akuakultur FIKKIA angkatan 2024, 2025, dan 2026 serta siswa SMA/SMK dari berbagai wilayah di Banyuwangi.

Edukasi dan Penanaman Cemara Laut

Aksi Blue Care berfokus pada penanaman 40 bibit cemara laut (Casuarina equisetifolia) di kawasan pesisir Pantai Kampe. Vegetasi ini berpotensi membantu menstabilkan pasir dan mengurangi dampak angin serta erosi di kawasan pantai apabila tumbuh dan dikelola dengan baik. Sebelum penanaman, pengurus Pokdarwis Pantai Kampe memberikan arahan teknis kepada peserta.

Cemara laut ditanam di kedalaman ideal yang sudah ditentukan. Sumber: Istimewa

Materi mencakup penentuan jarak tanam, kedalaman lubang, dan pemasangan penyangga dari kayu atau bambu agar bibit lebih terlindungi dari terpaan angin laut. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai penanaman vegetasi pesisir. Edukasi ini juga memperkenalkan pentingnya perawatan tanaman setelah penanaman agar upaya konservasi dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Perkuat Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat

Dosen Akuakultur FIKKIA UNAIR, Dwi Retna Kumalaningrum, S.Pi., M.P., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Pokdarwis tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga pada upaya membangun kepedulian terhadap ekosistem pesisir.

“Kami berharap bibit cemara yang ditanam hari ini dapat tumbuh subur, menjaga garis pantai dari abrasi, sekaligus mempercantik lanskap kawasan wisata Pantai Kampe,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antara mahasiswa dan pelajar. Arga, salah satu peserta SMA, mengaku memperoleh pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat berkesan bagi saya. Selain mendapat pengalaman langsung menanam pohon cemara dan belajar teknik konservasi dari pengurus Pokdarwis, saya juga bisa berinteraksi langsung dengan kakak-kakak mahasiswa FIKKIA UNAIR. Banyak informasi serta pengalaman kuliah yang mereka bagikan secara santai selama kegiatan di pantai,” tuturnya.

Dukung Kelestarian Pesisir dan Pariwisata

Penanaman cemara laut diharapkan mendukung upaya menjaga kestabilan pasir pesisir sekaligus menambah vegetasi di kawasan wisata Pantai Kampe. Jika dirawat secara berkelanjutan, keberadaan vegetasi tersebut juga dapat memperkuat keasrian lanskap dan kenyamanan pengunjung.

Melalui Blue Care: Green Action, HIMAKUA FIKKIA UNAIR mendorong keterlibatan mahasiswa dan masyarakat dalam konservasi pesisir. Kegiatan ini turut mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan SDG 14 tentang Ekosistem Laut.

Kolaborasi dengan masyarakat lokal diharapkan dapat berlanjut melalui kegiatan edukasi dan perawatan vegetasi, sehingga upaya pelestarian pesisir Banyuwangi tidak berhenti pada penanaman saja.

Penulis: Farra Azzahrani

Editor: Avicena C. Nisa

Tags:

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya