Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam

Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam

Youth Forum Synergy 2026 ICHOS FIKKIA UNAIR Ajak Generasi Muda Wujudkan Masa Depan Berkelanjutan

KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar One Health: Youth Forum Synergy...

KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar One Health: Youth Forum Synergy 2026 pada Jumat (16/10/2026) di Ruang Seblang dan Barong, Aston Hotel and Converence, Banyuwangi. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian International Conference of One Health Synergy (ICHOS) 2026.

Mengusung tema “One Health, One Future: Youth for a Healthy and Sustainable World”, forum ini melibatkan 122 perwakilan siswa sekolah dan 34 mahasiswa di Banyuwangi. Peserta diajak memahami keterkaitan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan melalui isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Ketua pelaksana kegiatan sekaligus dosen Program Studi Akuakultur FIKKIA UNAIR, Alin Asyabil, S.Pi., M.P., menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi tantangan kesehatan global.

“Isu kompleks seperti zoonosis, resistensi antimikroba, dan perubahan iklim perlu kita pahami melalui perspektif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kesadaran dan menciptakan masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Mengenal One Health melalui Isu Kesehatan

Materi pertama disampaikan oleh Ragil Angga Prastiya, drh., M.Si., dosen Program Studi Kedokteran Hewan FIKKIA UNAIR. Ia membahas tantangan kesehatan yang berkaitan dengan pendekatan One Health, termasuk COVID-19, rabies, flu burung, serta dampak kebakaran hutan dan lahan.

Ragil juga menjelaskan pentingnya vaksinasi hewan, kebersihan lingkungan, dan pelaporan penyakit. Kolaborasi sektor kesehatan manusia, kesehatan hewan, pertanian, dan lingkungan diperlukan untuk memperkuat surveilans serta mengurangi risiko penyebaran penyakit.

Inovasi Kemasan Guna Ulang Kurangi Sampah Plastik

Pemateri berikutnya, Bintang Ekananda, B.Eng., MSc., pendiri sekaligus CEO Alner dan dosen Universitas Muhammadiyah Sorong, membahas solusi pengurangan sampah plastik melalui kemasan guna ulang (reusable) dan sistem isi ulang (refill).

Inovasi ini menyasar sampah kemasan sekali pakai, terutama sachet dan pouch yang sulit didaur ulang. Konsumen dapat mengembalikan kemasan melalui bank sampah, warung mitra, pasar rakyat, atau layanan penjemputan. Kemasan kemudian dibersihkan untuk digunakan kembali.

Pendekatan tersebut mendorong perubahan pola konsumsi sekaligus melibatkan masyarakat dan pelaku usaha dalam mengurangi sampah dari sumbernya.

Deklarasi Komitmen Generasi Muda

Peserta turut menyampaikan tanggapan terhadap materi yang diberikan. Aulya Rahma, perwakilan siswa SMAN 1 Giri, mengaku kegiatan tersebut meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan.

“Acara ini sangat menyenangkan dan membuat jiwa untuk peduli lingkungan semakin tinggi. Ketika lingkungan nyaman, bersih, sehat, dan terjaga, manusia dan hewan bisa hidup dengan sejahtera,” tuturnya.

Forum ditutup dengan penandatanganan Banyuwangi Declaration: One Health Youth Forum Synergy 2026. Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen generasi muda untuk mendukung kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, FIKKIA UNAIR mendorong generasi muda mengambil peran dalam mewujudkan masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan melalui edukasi, kepedulian lingkungan, dan kolaborasi.

Penulis: Amalia Sofi Ramadanti

Editor: Avicena C. Nisa

Tags:

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya