KABAR FIKKIA – Genap 1 dasawarsa Universitas Airlangga memberikan layanan pendidikan tinggi yang excellent with morality di Banyuwangi. Pendirian kampus langsung diresmikan oleh Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. H. Fasichul Lisan, Apt. dan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si. Perluasan akses dan mutu pendidikan tinggi yang merata dalam memenuhi kebutuhan SDM kawasan timur Pulau Jawa menjadi cikal bakal utama pendirian UNAIR Banyuwangi.

Program Diluar Domisili menjadi bentuk kampus pertama Universitas Airlangga berdiri di Bumi Blambangan. Dasar hukum tersebut tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 276/E2/DT/2014 tertanggal 21 Maret 2014. Banyak perbedaan signifikan dari kondisi awal pembukaan PDD hingga kini menjadi FIKKIA UNAIR. Hal tersebut tak lepas dari proses evaluasi, kerjasama yang erat, dan beradaptasi dengan kebutuhan.
Evaluasi Berkelanjutan
Universitas Airlangga memberikan standarisasi setara bagi setiap kampus yang dikelola. Sejak awal pendirian Kampus Banyuwangi terdapat penjaminan melalui berbagai dialog. 17 Oktober 2014, Wakil Rektor, Direktur SDM, Direktur Pendidikan, dan lainnya melakukan dialog bersama dosen dan tenaga kependidikan di Kampus yang baru akan beroperasi itu. Selanjutnya Rektor UNAIR juga melakukan pendialog bagi mahasiswa baru PDD UNAIR Banyuwangi. Selama 10 tahun perjalanan UNAIR Banyuwangi, pimpinan kampus sering melakukan kegiatan dengar pendapat antara mahasiswa, dosen, maupun tendik.

Seperti kegiatan Hearing yang tiap tahun dilaksanakan bersama mahasiswa juga sebagai evaluasi proses pendidikan, sarana prasarana, hingga layanan yang tersedia. Selepas menjadi lembaga setara Fakultas saat tahun 2023 bernama Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam menyabet predikat skor bintang 5 dalam Audit Mutu Internal bagi tiga program studi. Yaitu S1 Akuakultur, S1 Kesehatan Masyarakat, dan S1 Kedokteran Hewan. Torehan itu membuktikan kualitas Kampus UNAIR Banyuwangi yang berkualitas dengan keunggulan sendiri. Tak hanya itu, Program Studi Akuakultur dan Kesehatan Masyarakat kini telah terakreditasi unggul dari BAN-PT dan LAM-PTKes.
Dari 1 Kampus Menjadi 3 Kampus
Kampus pertama berada di kawasan Jalan Wijaya Kusuma 113, Mojopanggung, Giri, Banyuwangi diresmikan pada awal pembukaan PDD UNAIR tahun 2014. Saat tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengembangkan Kampus Sobo yang beralamat di Jalan Ikan Wijinongko 18A. Berada satu kawasan dengan SDN Model, membuat kampus tambahan itu menjadi tempat tambahan perkuliahan yang asri dan hijau. Hingga saat ini Kampus Giri dan Sobo berstatus pinjam pakai yang dapat diperpanjang setiap 5 tahun sekali.

Sumber: UKIP FIKKIA
Dalam rangka mempersiapkan fasilitas bagi Program Studi Kedokteran, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberikan hibah dan tanah ex Badan Pendapatan Daerah kepada UNAIR. Prosesnya berlangsung pada tahun 2022 dengan lokasi Jalan Jaksa Agung Suprapto No.142. Melalui Direktorat Sarana dan Prasarana memugar bagian internal menjadi fasilitas resepsionis, ruang kelas, ruang tutorial, laboratorium, dan penunjang lain. Kini, Kampus Mojo juga menjadi pusat manajemen dan administratif fakultas.

Kini ketiga lokasi kampus masih aktif menjadi tempat ksatria airlangga belajar. Dalam waktu mendatang bukan tak mungkin Kampus UNAIR Banyuwangi menambah lokasi kampus sesuai kebutuhan. Pengembangan kampus selama ini menjadi bukti nyata sinergi antara Universitas Airlangga dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menghadirkan perguruan tinggi negeri unggulan yang dapat menjangkau masyarakat lokal maupun nasional.
Transformasi Rumpun Pendidikan
Selama menjadi PDD hingga PSDKU, Kampus UNAIR Banyuwangi melayani pendidikan sosial humaniora dan saintek. Mulai dari Program Studi Akuakultur, Kedokteran Hewan, Kesehatan Masyarakat, dan Akuntansi. Mulai tahun 2022, Prodi Akuntansi Kampus Banyuwangi dikembalikan kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Surabaya. Otomatis pendaftaran mahasiswa baru bagi prodi tersebut ditutup dan proses perkuliahan dipindahkan menuju kampus Surabaya. Selama peralihan itu, PSDKU UNAIR Banyuwangi juga bertransformasi menjadi Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA).

Terbentuknya SIKIA menjadi Sekolah kedua yang berdiri selain Sekolah Pascasarjana. Pimpinan yang sebelumnya adalah seorang Koordinator Kampus berubah menjadi Direktur dengan dibantu dua wakil direktur. SIKIA menjadi wujud pengembangan pendidikan bidang kesehatan dan ilmu alam yang berkutat tentang saintek. Tak perlu waktu lama, Tahun 2023 SIKIA berganti nama kembali menjadi Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA).

Pimpinan manajemen turut berganti nama menjadi dekan dan wakil dekan. Sejak SIKIA hingga FIKKIA berdiri menjadi salah satu manajemen yang efisien di UNAIR dengan hanya memiliki dekan dengan dibantu wakil dekan akademik dan non akademik. Kini FIKKIA telah memiliki 5 Program Studi. Yaitu S1 Akuakultur, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Kedokteran Hewan, S1 Kedokteran, dan Program Pendidikan Dokter Hewan. Sebuah perjalanan yang tak sebentar juga menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat. Kegiatan kampus meningkatkan nilai ekonomi warga sekitar. Pengabdian masyarakat yang sering dilakukan juga menumbuhkan nilai dan kualitas SDM Banyuwangi. Berbagai inovasi juga terus dihadirkan FIKKIA lewat program studi yang ada.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Tasya Ramadhan
