Ikan cupang (Betta splendens) yang dikenal karena warnanya yang dapat menentukan nilai estetika sekaligus harga pasar. Hasil riset terbaru menunjukan penggunaan pakan alami jauh lebih efektif dalam meningkatkan kecerahan warna ikan cupang dibandingan pelet komersial. Melalui uji coba selama satu minggu, riset membandingkan dari empat jenis pakan: pelet komersial, cacing sutra (Tubifex), cacing darah (Chironomus […]
Read MoreFase pendedahan (nursery) merupakan tahap paling krusial dalam budidaya kerapu karena menentukan tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan keberhasilan finansial usaha. Hasil penelitian selama 90 hari membuktikan bahwa kerapu sunu (Leopard coral grouper) menjadi spesies paling menguntungkan secara bisnis. Meskipun kerapu macan mencatatkan pertumbuhan tercepat dan survival rate tertinggi, kerapu sunu unggul mutlak dari sisi profitabilitas […]
Read MoreSusu kambing Peranakan Etawa (PE) dari Kecamatan Sempu, Banyuwangi, memiliki potensi sebagai sumber pangan bergizi dengan kualitas yang cukup baik. Penelitian terhadap 30 sampel susu dari enam peternakan menunjukkan bahwa secara organoleptik susu masih memenuhi standar yang digunakan, dengan rata-rata berat jenis 1,0316 g/mL dan pH 6,45. Pemeriksaan mikrobiologis juga menunjukkan bahwa jumlah mikroorganisme total […]
Read MorePerkembangan industri perunggasan menuntut peternak tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menerapkan praktik budidaya yang lebih aman dan berkelanjutan. Salah satu tantangan utama adalah penggunaan Antibiotic Growth Promoters (AGP) yang berpotensi memicu resistensi antimikroba (AMR), yaitu kondisi ketika bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian masyarakat melaksanakan program pendampingan bagi 27 […]
Read MoreElectric Separating Sperm (ESS) merupakan inovasi teknologi reproduksi yang dikembangkan untuk membantu peternak meningkatkan efisiensi usaha ternak kambing. Melalui prinsip pemisahan sel sperma secara sederhana, ESS berpotensi mendukung pengelolaan reproduksi yang lebih efektif dan mudah diterapkan di tingkat peternak. Teknologi ini diperkenalkan kepada 30 peternak di Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, […]
Read MoreDi balik tingginya produktivitas peternakan sapi,terdapat ancaman penyakit yang sering kali tidak disadari keberadaannya yaitu Bovine Viral Diarrhea Virus (BVDV). Virus ini memiliki dampak yang jauh lebih kompleks karena menyerang sistem kekebalan tubuh, mengganggu fungsi reproduksi, dan menurunkan produktivitas ternak. Infeksi BVDV dapat berlangsung tanpa gejala yang jelas sehingga sapi yang tampak sehat tetap berpotensi […]
Read MoreKoi Herpesvirus Disease (KHVD) merupakan penyakit virus yang sangat menular pada ikan mas dan koi yang dapat menyebabkan kematian tinggi, terutama pada ikan muda, sehingga berdampak besar pada sektor perikanan. Penyakit ini ditandai dengan kerusakan insang, luka pada kulit, gangguan ginjal, serta gejala seperti ikan menjadi lemas, nafsu makan menurun, dan berenang tidak normal. Penularannya […]
Read MoreWabah African swine fever (ASF) terus menjadi ancaman serius bagi sistem produksi babi di Asia Tenggara sejak pertama kali merebak secara luas pada 2019. Melalui tinjauan sistematis dan meta-analisis terhadap 12 studi dari tujuh negara di kawasan ini, penelitian terbaru menemukan bahwa rata-rata prevalensi ASF mencapai 29,14%, dengan variasi yang sangat besar antarwilayah dan metode […]
Read MoreAkupunktur merupakan salah satu pendekatan veteriner integratif yang efektif dalam meningkatkan nafsu makan hewan secara aman dan berkelanjutan. Terapi ini menunjukkan efektivitas hingga 81,5% lintas spesies, dengan durasi 3–21 hari dan frekuensi 2–5 sesi per minggu. Respons klinis umumnya muncul dalam 3–7 hari, lebih cepat pada babi dan unggas dibanding ruminansia. Stimulasi titik ST36, SP6, […]
Read MorePaparan uap rokok elektronik yang mengandung nikotin dapat menurunkan diameter dan ketebalan epitel tubulus seminiferus pada tikus, meskipun perbedaannya tidak signifikan. Nikotin dan bahan lain dalam cairan rokok elektronik bisa memicu stres oksidatif dan mengganggu hormon yang mengatur produksi sperma, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas spermatogenesis. Hasil yang tidak signifikan kemungkinan dipengaruhi oleh dosis nikotin yang […]
Read More