KABAR FIKKIA – Performa artikel ilmiah berkualitas terus ditingkatkan oleh pengelola jurnal bidang di seluruh Universitas Airlangga. Kualitas publikasi memberi dampak signifikan terhadap jumlah artikel yang disitasi. Hal tersebut menunjukkan temuan baru yang diterbitkan jurnal UNAIR menambah khasanah ilmu pengetahuan bagi peneliti. Lembaga Inovasi, Pengembangan Jurnal, Penerbitan, dan Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI) menggalakkan agar jurnal ilmiah yang telah diterbitkan lebih menjangkau banyak kalangan. LIPJPHKI mengundang 166 asisten editor dan section editor jurnal Universitas Airlangga di boothcamp promosi dan peningkatan sitasi selama 3 hari (31-2/06/2024). Ketua LIPJPHKI Prof. Hery Purnobasuki M. Si., PhD membuka langsung boothcamp yang diselenggarakan di Prigen, Pasuruan, Jawa Timur.
Tak ketinggalan, tiga jurnal prodi di Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) antusias mengikuti program dengan seksama. Jurnal prodi yang hadir antara lain Jurnal Medik Veteriner (JMV KH), Journal of Aquaculture Science (JoAS Akuakultur), Journal of Public Health Research and Community Health Development (JPH Recode Kesmas).
Optimalisasi promosi di sosial media dan google ads
Trend penggunaan sosial media X dan Facebook masih didominasi oleh akun pribadi dan online shop. Jarang ditemukan dua sosial media tersebut memuat konten-konten ilmiah. Padahal potensi diseminasi melalui sosial media lebih menjangkau banyak kalangan. Diharapkan. Tak hanya peneliti, jurnal ilmiah UNAIR dapat diakses oleh praktisi, mahasiswa, maupun masyarakat yang lebih luas. Tak hanya sosial media, penggunaan Google analytics juga disarankan untuk memaksimalkan performa website jurnal.

Dari kegiatan tersebut, rilis akun resmi jurnal yang dikelola FIKKIA. Pembaca dan peneliti dapat mengikuti aktivitas penerbitan artikel sekaligus memperbaruhi informasi ilmiah terbaru melalui akun berikut.
- Official X Jurnal Medik Veteriner (JMV) : @Official.JMV17
- Official X Journal of Aquaculture Science (JoAS) : @JoASiwak113
Iqbal Faizi, A.Md. Kom pembicara pada sesi tersebut menjelaskan, pemanfaatan Almetric akan mengoptimalkan penggunaan sosial media). Admin sosial media hanya perlu penyantumkan link DOI atau web tempat artikel dimuat secara penuh.
“sosial media memudahkan pembaca atau peneliti membuat suggest pada penulis lain”. Katanya
Kegiatan boothcamp berlangsung padat dengan pemaparan materi dan praktik. Tiap kelompok mendapat pendampingan dan konsultasi langsung dari LIPJPHKI. Dari kegiatan ini, para admin jurnal di UNAIR dapat mengoptimalkan promosi yang dilakukan sebelumnya.
Penulis: Uni Eska Mahmudi
Editor: Avicena C. Nisa
