BERITA SIKIA- Kepopuleran es kul-kul telah sampai di Desa Yosomulyo, Gambiran, Banyuwangi. Mahasiswa KKN BBK Universitas Airlangga 2023 Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran mengadakan kegiatan pelatihan usaha sederhana es kul-kul pada Minggu (23/07/2023). Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan perekonomian ibu rumah tangga dengan memanfaatkan potensi hasil pertanian dan perkebunan melalui pembuatan usaha sederhana berbasis komoditas buah-buahan. Pelatihan usaha dihadiri 20 orang peserta yang mayoritas ibu rumah tangga.
Pelatihan usaha es kul-kul didasari pada permasalahan ibu rumah tangga Dusun Krajan mengenai kurangnya pemasukan keuangan. Berkurangnya pendapatan dikarenakan rendahnya harga jual komoditas buah-buahan seperti pisang, melon, buah naga, dan semangka. Buah-buahan yang tidak terjual lambat laun membusuk dan masyarakat merugi. Berangkat dari permasalahan tersebut, Mahasiswa KKN memilih es kul-kul sebagai usaha sederhana berbasis komoditas lokal yang mudah dan trendi.

Pada dasarnya es kul-kul merupakan buah yang dibekukan lalu dicelupkan pada lelehan coklat sehingga membeku dan menutupi seluruh bagian buah. Produk ini dipilih karena pembuatanya hanya terdiri dari 3 step yaitu membekukan buah, melelehkan coklat dan mencelupkan buah beku ke coklat cair. Selain itu bahan dan alat-alat yang digunakan sangat familiar untuk ibu rumah tangga yaitu berupa buah-buahan dengan kadar air yang cukup tinggi, coklat batang, minyak, tusuk sate dan wadah coklat cair berupa gelas. Tak lupa ibu-ibu yang hadir ikut serta mempraktekkan dan menikmati hasil demonstrasi pembuatan es kul-kul.
Mahasiswa juga menjelaskan bagaimana perhitungan anggaran biaya produksi dan promosi pemasaran produk. Perhitungan anggaran biaya produksi perlu dilakukan agar usaha es kul-kul mendapat untung. Peran media sosial yang masif juga sangat membantu ibu rumah tangga menyebarkan informasi produk secara luas.
Ibu Lilis yang merupakan salah satu ibu rumah tangga yang mengelola kebun buah pribadi menjelaskan manfaat dari pelatihan yang dilakukan mengingat potensi besar usaha es kul kul ini di tinjau dari segi bahan baku dan target penjualan.
“Saya sama sekali belum pernah kepikiran tentang pembuatan es kulkul untuk dijual ke masyarakat, apalagi di desa yosomulyo ini terutama di dusun Krajan terdapat banyak anak-anak SD hingga SMP, jadinya bisa menyediakan jajanan yang sehat juga untuk anak-anak sekitar” Jelasnya
Melalui pelatihan tersebut tim KKN BBK Desa Yosomulyo 1 berharap ibu rumah tangga yang ada di Dusun Krajan Desa Yosomulyo mendapatkan ilmu dan pengetahuan mengenai usaha sederhana melalui potensi yang ada di sekitar dan termotivasi untuk memulai usaha.
Pennulis: Dimas Ahmad Nurullah Subekti
Editor: Avicena C. Nisa
