BERITA SIKIA – Mahasiswa Kedokteran Hewan Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi kembali berbagi pengalaman mengikuti kegiatan outbound ke Luar Negeri. Dia adalah Elis Sulistiyawati dari angkatan 2020 yang menjadi salah satu delegasi Indonesia di ajang Kongres Mahasiswa Kedokteran Hewan Internasional dalam 72nd IVSA Congress di Denmark. Elis mengangkat isu tentang kesempatan beasiswa Internasional dari IVSA untuk mahasiswa kedokteran hewan di Indonesia.

Foto: Dokumentasi pribadi
Bersama dua rekan mahasiswa kedokteran hewan lainnya dari Indonesia, selama hampir dua minggu mengikuti acara di negara benua biru itu dari hari Minggu (23/7/2023) hingga Kamis (3/8/2023). Selama kegiatan 72nd IVSA Congress Denmark berlangsung, Elis harus rela berjalan selama 45 menit setiap harinya dari penginapan menuju University Of Copenhagen Denmark sebagai tempat acara berlangsung. Rasa lelah yang didapatkan terbayar lunas dengan kegembiraan menikmati setiap sesi kegiatan yang ada didalamnya.
Kegiatan IVSA Congress dapat dikatakan menjadi salah satu bentuk bounding mahasiswa kedokteran hewan antar negara dari berbagai benua. Agenda utama yang diadakan adalah General Assembly, Lectures, dan Workshop. Menurut elis kegiatan workshop menjadi kegiatan yang menarik dan sangat antusias untuk diikuti dirinya. Sebab sosok OC President 72nd IVSA Symposium Indonesia tahun 2024 itu dapat mengenal berbagai teknologi canggih yang digunakan praktek kedokteran hewan di Eropa. Dirinya juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba berbagai peralatan dan handling dalam kegiatan workshop tersebut.
Keikutsertaan mahasiswa SIKIA di kegiatan internasional IVSA Congress menjadi bagian terwujudnya Sustainable Development Goals indikator 4, 5, 9, dan 16. IVSA membuka kesempatan terjadinya pertukaran informasi teknologi dibidang kedokteran hewan, kepada seluruh peserta tanpa memandang gender dan latar belakang. Sehingga membentuk kelembagaan dan persaudaraan kuat bagi anggotanya.
Baca juga: Sapa IMAKAHI Kenalkan Petualangan Menjadi Mahasiswa Kedokteran Hewan
Menambah suasana keakraban antar peserta, terdapat mandatory agenda yang membuat interaksi semakin intens. Kegiatan tersebut mencakup Cultural evening, International stand, Auction, Formal dinner, dan White-t shirt. Menariknya kegiatan Cultural evening bertujuan mengenalkan budaya dari tiap peserta, sedangkan international stand menghadirkan berbagai kuliner khas negara tiap peserta. Lewat Booth Indonesia, Elis beserta dua rekannya memperkenalkan makanan Indonesia mulai dari keripik pedas, pie susu, hingga beragam jajanan lainnya. Sesi lainnya yaitu auction memberikan kesempatan peserta dan menjual ataupun membeli barang miliknya dengan prosedur lelang.

Foto: dokumentasi pribadi
Candu merupakan salah satu kata yang diungkapkan dirinya yang berulang kali. Elis aktif mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan asosiasi mahasiswa kedokteran tingkat global di berbagai negara. Salah satu alasan utamanya adalah kenyamanan pertemanan antar anggota IVSA yang hadir. Kehangatan dan keakraban didapatkan lewat kegiatan bounding semacam tersebut. Pertemanan menjadi obat kerinduan yang harus ditebus menembus ruang. Tantangan mengurus persyaratan perjalanan telah menjadi hal yang terbiasa bagi Elis. Kini semua itu tantangan telah menjadi sebuah kesenangan dalam petualangan.
Penulis: Alfian Dzaka Fadhil Ramadhan
Editor: Avicena C. Nisa
