BERITA SIKIA – Mengawali minggu pertama di bulan September, tiga jurnal di lingkungan Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) mengikuti pendampingan pengelolaan jurnal. Lembaga Inovasi, Pengembangan Jurnal, Penerbitan, dan Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI) UNAIR turut mengundang pengelola jurnal di masing- masing fakultas, badan, dan lembaga di lingkungan UNAIR pada Senin (04/09/2023) di Gedung ASEEC Tower Kampus B UNAIR. Undangan tersebut sehubungan dengan kegiatan focus group discussion strategi kolaborasi dengan mitra akademis dalam pengelolaan jurnal. Tiga jurnal SIKIA yang mengikuti FGD antara lain Jurnal Medik Veteriner (JMV), Journal of Aquaculture Science (JoAS), dan Journal of Public Health and Community Health Development (JPH-RECODE).
FGD antara pengelola jurnal dan LIPJPHKI mengundang direktur Airlangga Global Engagement (AGE) Iman Harymawan, Ph.D. dan tim pendamping jurnal. Tim pendamping jurnal diantaranya Prof. Hery Purnobasuki, Prof. Muhammad Miftahussurur, Ferry Efendi, PhD, dan Prof. Iman Harymawan. Acara dibuka oleh Ketua LIPJPHKI UNAIR Prof. Dr Hery Purnobasuki, MSi., PhD.
Dalam sambutannya Prof Hery mengajak tim jurnal mengoptimalkan kerjasama rekan akademis luar negeri dalam pengeloaan jurnal baik sebagai editor maupun mitra reviewer. Jaringan kemitraan Universitas Airlangga yang luas dapat dijadikan peluang bagi pengelola mengembangkan jurnalnya ke kancah Internasional. Oleh karena itu, LIPJPHKI dan AGE selaku badan di UNAIR yang membawahi bidang kerjasama global agar pengelola memaksimalkan database academic peer list demi kemajuan jurnal.

Materi strategi kolaborasi disampaikan oleh Iman Harymawan, Ph.D. Dalam kesempatan itu, Iman memaparkan bagaimana perencanaan kolaborasi mitra akademik yang jelas. Fokus utama kolaborasi adalah pengembangan riset dan manajemen jurnal yang melibatkan identifikasi tujuan, sasaran jangka panjang, dan strategi untuk mencapainya. Tidak lupa Editor-in-Chief Asian Journal of Accounting Research – AJAR mengucapkan selamat kepada tim Jurnal Medik Veteriner yang baru saja berhasil terindeks Scopus akhir Agustus lalu.
Strategi Kolaborasi Berkelanjutan dengan Mitra Akademis
Ketua AGE itu mengatakan kolaborasi membutuhkan komunikasi yang intens. Sehingga pengelola jurnal perlu meningkatkan intesitas komunikasi dengan dosen kontributor tiap-tiap fakultas. Lebih lanjut, pendekatan mengenai topic penelitian dan koordinasi terkait pengiriman artikel bersama. Selain komunikasi, penguatan tim editorial juga penting dilakukan. Pengembangan diversitas sebuah komite editorial yang beragam dapat memastikan perolehan sudut pandang yang berbeda. Proses dan implementasi yang melibatkan mitra akademik dapat berupa pengiriman peer-review, editing, dan publikasi. Setelah semua tahapan berjalan konsisten maka pengelola jurnal dapat melakukan evaluasi untuk memastikan efisiensi pengelolaan dan terbitan yang berkualitas tinggi. Efektifitas pengelolaan jurnal dapat tercapai dengan strategi pengelolaan yang baik. Dengan demikian kolaborasi dapat berdampak positif pada pengembangan riset dan visibilitas akademisi UNAIR.
Penulis: Jasmine Indah
Editor: Avicena C. Nisa
