BERITA SIKIA – Prodi Akuakultur SIKIA kembali mengadakan kegiatan berupa kuliah tamu pada tanggal 12,13,14 September 2023. Kegiatan ini dilaksanakan di kampus Giri, Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam, Universitas Airlangga. Kuliah tamu merupakan agenda rutin yang terbentuk atas kerjasama SIKIA UNAIR dengan USCI Malaysia. Materi yang disampaikan pada kuliah tamu mengenai seputar kesehatan dan pakan ikan dengan judul yang berbeda setiap harinya.
Kuliah tamu yang dilaksanakan pada Selasa, (12/09/2023), membahas tentang Fundamental of feed Nutrition atau Nutrisi Dasar pada Ikan. Topik ini dibawakan oleh dosen UCSI Malaysia, Assistant Professor Ts. Dr. Loh Jiun Yan. Narasumber merupakan dosen Departemen Bioteknologi UCSI Malaysia. Kuliah tamu turut dihadiri oleh mahasiswa aktif akuakultur angkatan 2021 dan 2022 serta beberapa mahasiswa dari kampus di Banyuwangi. Pada kuliah tamu hari pertama, Dr. Loh menyampaikan biodata serta pengetahuannya mengenai nutrisi dasar pada ikan.
Ikan yang sehat dan berkualitas akan dipengaruhi oleh nutrisi yang mencukupi. Mengetahui fisiologi biogenesis, nutrisi ikan, dan alur neutron merupakan pengetahuan paling dasar untuk mengetahui tentang nutrisi ikan. Menurutnya, nutrisi akuakultur adalah salah satu elemen yang sangat penting dalam sistem produksi akuakultur. Feed Convertion Ration sangat penting untuk pertumbuhan ikan.
“Karena Feed Convertion Ratio menentukan berhasil tidaknya budidaya ikan anda”, ujarnya.
Dr. Loh menjelaskan bahwa nutrisi ikan yang baik dan benar akan mendorong pertumbuhan ikan serta Feed Convertion Ratio akan membantu menjaga kualitas air dan mengurangi penyakit ikan. Setiap ikan memilki nutrisi yang berbeda, formulasi yang berbeda, serta kebutuhan nutrisi yang berbeda – beda untuk pertumbuhan ikan.
“Nutrisi ikan tidak sama dengan manusia, tidak ada standar suhu yang harus diikuti, jadi setiap ikan, setiap organisme mempunyai kebutuhan nutrisi yang berbeda”, ujarnya.

Cara mengetahui kebutuhan nutrisi pada ikan, yaitu melihat berdasarkan Feed Convertion Ration dengan rumus perhitungan jumlah pakan yang diberikan per berat ikan bertambah. Feed Convertion Ration yang baik adalah 1,5 kg. Melakukan pengamatan juga mengenai respon tingkah laku ikan setelah diberi makan.
Pemberian pakan pada ikan penting karena ketika akan melakukan budidaya pasti kita akan mengintensifkan produksi ikan. Beberapa sistem budidaya juga memiliki sedikit peluang tersedianya makanan alami. Maka dari itu mengurangi ketergantungan pada pakan alami perlu dilakukan. Semua makanan termasuk sehat jika nutrisi yang dibutuhkan ikan tercukupi meliputi protein, karbohidrat, mineral, dan vitamin.
Di akhir sesi, beberapa mahasiswa mengajukan pertanyaan mengenai nutrisi pada ikan. Salah satu pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa Akuakultur berupa, “Apa perbedaan utama antara kebutuhan nutrisi pada ikan herbivora, omnnivora dan karnivora?”.
“Terdapat tiga jenis pakan, setiap ikan memiliki kebutuhan jenis pakan yang berbeda – beda. Ikan karnivora menuju pada protein hewani, herbivora di sisi lain membutuhkan lebih banyak tumbuhan, di mana ikan omnivora mereka dapat mencampurkan kedua jenis pakan ikan herbivora dan karnivora”, ujar Dr. Loh.
Dalam kuliah tamu topik pertama diharapkan mahasiswa dapat belajar lebih luas pentingnya mengetahui nutrisi pada ikan. Mahasiswa juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mengikuti kuliah tamu Assistant Professor Ts. Dr. Loh Jiun Yan hingga topik akhir.
Penulis: Anugrah Martha Mardita
Editor: Avicena C. Nisa
