BERITA SIKIA – Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Universitas Airlangga bersama dengan Program Studi Kedokteran Hewan, Akuakultur, dan Kesehatan Masyarakat mendapatkan pencapaian gemilang mereka dalam Audit Mutu Internal (AMI) yang baru-baru ini selesai. Melalui pelaporan hasil Audit Mutu Internal yang disampaikan Badan Penjamin Mutu (BPM) UNAIR, Senin (30/10/2023) menunjukkan hasil memuaskan. SIKIA dan tiga Program Studi yang ada didalamnya mendapatkan peringkat bintang lima.
Audit mutu internal yang sukses ini diasesmen oleh Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Airlangga. Tim penilai dalam audit ini terdiri dari beberapa asesor berkualifikasi. Auditee SIKIA: Helmy Yusuf, S.Si.,M.Sc.,Apt.,PhD (Ketua) dan Ramadhan Hardani Putra, drg., M.Kes., PhD (Anggota). Auditee Kedokteran Hewan: Prof. Dr. Tintin Sukartini, S.Kp., M.Kes (Ketua) dan Khuliyah Candraning Diyanah, S.KM., M.KL. (Anggota). Auditee Kesehatan Masyarakat: Suciati, SSi., MPhil., PhD., Apt (Ketua) dan Dr. Yuniarti, SH., MH., LLM. (Anggota). Auditee Akuakultur: Dr. Yayuk Wahyuni, M.Si (Ketua) dan Wilda Prihatiningtyas, S.H., M.H. (Anggota).
Baca juga: Jamin Mutu Pendidikan, SIKIA UNAIR Laksanakan Audit Mutu Internal
Hasil dari audit mutu internal ini sangat memuaskan. SIKIA meraih predikat Bintang 5 dengan skor 92,65. Prodi Akuakultur meraih predikat Bintang 5 dengan skor 96,64. Prodi Kedokteran Hewan meraih predikat Bintang 5 dengan skor 92,37. Prodi Kesehatan Masyarakat meraih predikat Bintang 5 dengan skor 93,69.

Direktur Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U.(K) mengungkapkan rasa bangganya atas hasil Audit Mutu Internal. Hasil tersebut merupakan bukti komitmen seluruh civitas akademik SIKIA UNAIR dan pemerintah Kabupaten Banyuwangi meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan penelitian.
“Kami sangat bangga dengan hasil audit mutu internal ini dan dedikasi staf dosen dan tendik, dan mahasiswa kami serta support dari Pemkab Banyuwangi. Ini adalah bukti komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di SIKIA yang terus berkembang termasuk akan adanya pendirian prodi baru profesi dokter hewan dan prodi kedokteran.” ungkap dokter spesialis urologi tersebut.
Salah satu Kepala Program Studi Bodhi Agustono, drh., M.Si. juga menambahkan, akan terus meningkatkan prestasi baik yang telah diperoleh.
“Kami berterima kasih kepada semua yang telah berkontribusi pada keberhasilan ini, dan kami akan terus bekerja keras untuk mempertahankan dan meningkatkan standar kualitas yang sudah kami capai.” ucapnya.
Penulis: Ragil Angga Prastiya, drh., M.Si
Editor: Avicena C. Nisa
