KABAR FIKKIA – Airlangga Conservation Class (AICONVAS) x Student Inbound UMT resmi dibuka pada Sabtu (28/10/2023) di Aula Kampus SIKIA UNAIR Mojo. Sebagai tuan rumah, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi memberikan kesempatan kepada 63 mahasiswa asing dari Universiti Malaysia Trengganu (UMT), dan Universiti Putra Malaysia (UPM) untuk belajar konservasi secara langsung di wilayah Banyuwangi.
Program Konservasi SIKIA
Ketua Unit Kerjasama Nasional dan Internasional FIKKIA UNAIR, Susy Katikana Sebayang mengenalkan berbagai program konservasi yang telah dijalankan oleh SIKIA UNAIR dalam beberapa tahun kebelakang. Mulai dari konservasi mangrove teluk pang-pang, konservasi terumbu karang, hingga pendanaan dalam konservasi berbasis organisasi mahasiswa tingkat nasional dari KEMENDIKBUD yaitu PPK Ormawa. FIKKIA sendiri memiliki 2 tim yang mendapatkan pendanaan yaitu PPK KOMIKAT Konservasi Alam dan PPK HMKH x HIMAKUA.
Berikan Jamu Modern dan Mocktail

Konservasi tanaman obat dilakukan di Desa Tamansari, Kecamatan Licin yang berada di kawasan Gunung Ijen. Pada tahun 2022 mereka telah mengidentifikasi 52 jenis tanaman obat dan pada tahun 2023 terdapat 64 jenis tanaman obat berhasil teridentifikasi di alam. Dalam pembukaan acara itu, Tim PPK KOMIKAT Konservasi Alam di Desa Tamansari memberikan atraksi spesial pembuatan minuman mocktail dan jamu modern. Sang barista, Yamin juga mengajak salah satu mahasiswa asing untuk bersama meramu jamu itu untuk dibagikan kepada peserta.
Jamu dengan bahan dasar kecombrang menjadi salah satu yang unik, mahasiswa Malaysia itu menyebutnya dengan bunga kantan. Aroma tersebut bagi mereka terasa seperti manisan mangga (Di Indonesia bumbu rujak, red). Tak hanya itu, mereka juga memperkenalkan bahan mentah kering yang digunakan untuk membuat jamu. Seluruh mahasiswa asing tampak terlihat antusias mengenal lebih dekat berbagai bahan tersebut. Ketertarikan mereka ditunjukkan mulai dari mencium, meraba, bahkan mencoba secara langsung bahan kering itu.
Bagikan Susu Kambing
![]()
Dalam kesempatan tersebut, Tim PPK HMKH x HIMAKUA membagikan salah satu produk olahan susu kambing pasteurisasi. Mahasiswa asing menyambut baik susu yang diberikan karena susu tersebut dapat mereka minum bagi yang mengalami alergi laktosa pada susu sapi. Terdapat dua rasa yang disediakan yaitu melon dan strawberry dengan disajikan dalam keadaan dingin. Selepas pembukaan tersebut, mereka bergerak menggunakan bus ke Kawasan Alas Purwo di selatan Banyuwangi untuk menjelajah konservasi alam disana. Mereka mengunjungi pantai dan savana disana.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Tasya Ramadhani
