FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Mengenal Komponen Mikronutrien dan Makronutrien pada Pakan Ikan

KABAR FIKKIA – Membahas budidaya ikan tak lengkap rasanya jika tidak diimbangi dengan nutrisi pakan ikan. Mengulas leboh jauh tentang nutrisi pakan ikan, Prodi Akuakultur Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas mengundang General Manager PT. Laju Banyu Semesta (Sidat Labas) Bogor, Angga Kurniawan, S.Pi., M.Si.

Tahun ini kuliah tamu perdana dilaksanakan pada Jumat, (22/03/2024) melalui zoom meeting. Terlihat ragam mahasiswa akuakultur lintas angkatan mulai dari 2020 sampai 2022 menghadiri kuliah tamu yang khusus membahas tentang kebutuhan nutrisi organisme akuatik. Darmawan Setia Budi, S.Pi., M.Si. dan Hapsari Kenconojati, S.Si., M.Si. selaku dosen pengampu juga ikut menghadiri dan berdiskusi bersama mahasiswa lainnya.

Pentingnya senyawa makronutrien penunjang nutrisi ikan

Kurangnya asam amino dalam pakan akan mengakibatkan hiperemia, katarak, penumpukan kalsium pada ginjal, dan gejala abnormalitas lainnya pada ikan. Defisiensi asam amino esensial dapat disebabkan karena formulasi pakan yang tidak seimbang, kompisisi kimia asam basa dan saat proses pembuatan pakan pelet (pelleting). Kebutuhan protein untuk pertumbuhan ikan bergantung pada jenis, ukuran, umur­, kondisi lingkungan (temperatur dan salinitas air), kandungan energi pakan, kecernaan protein pakan, dan komposisi asam amino. Protein yang diberikan pada ikan harus tepat untuk mengoptimalkan pertumbuhan, efisiensi harga pakan, sintasan dan FCR.

Kebutuhan optimal protein sesuai jenis ikan. Foto: Official Youtube @HIMAKUA FIKKIA UNAIR

Karbohidrat sebagai salah satu makronutrien yang berperan sebagai sumber energi yang sering ditambahkan dalam jumlah tertentu untuk pemeliharaan tubuh. Hal ini dimaksudkan agar protein dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien sebagai sumber energi pendukung pertumbuhan ikan. Hal tersebut dapat dilakukan karena karbohidrat merupakan sparing effect bagi protein

Baca juga: GM Sidat Labas Bahas Nutrisi Akuatik di Kuliah Tamu Prodi Akuakultur

Lemak merupakan sumber energi bagi ikan yang membantu penyerapan mineral dan vitamin serta berfungsi sebagai cadangan energi dalam kelangsungan hidup ikan. Lemak pada formulasi pakan ikan direkomendasikan tidak terlalu tinggi karena kelebihan lemak dapat menyebabkan kerusakan hati pada ikan. Kebutuhan asam lemak (EFA) pada setiap ikan dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan ketersediaan pakan alami. Kekurangan asam lemak dalam pakan dapat ditandai dengan beberapa hal, seperti penurunan kecepatan pertumbuhan, penurunan efisiensi pakan, peningkatan mortalitas, penurunan berat ikan.  

Jenis mikronutrien pada pakan ikan. Foto: official Youtube @HIMAKUA FIKKIA UNAIR

Komponen Senyawa Mikronutrien dalam Pakan

Mikronutrien terdiri dari vitamin dan mineral berfungsi untuk transformasi energi dan pengatur metabolisme tubuh yang bersifat esensial yang harus disediakan dalam pakan. Kekurangan mikronutrien dapat menyebabkan defisiensi, sedangkan kelebihan mikronutrien bersifat toksik.

Penelitian mengenai mikronutrien masih kurang, hal ini disebabkan karena kebutuhan ikan akan senyawa ini kecil, sulit dikontrol, merupakan unsur mikro, membutuhkan waktu yang lama dalam penelitiannya, serta gejala defisiensi yang belum timbul dalam waktu singkat.

Penulis:  Ijl Taqiy Christya Dewanta Arthur Archiles

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *