BERITA FIKKIA – Senin (22/4/2024), Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Banyuwangi melalui Program Studi Kedokteran Hewan secara resmi menerima 6 mahasiswa College of Veterinary Medicine, Central Mindanao University Philippines menjadi bagian “On The Job Training At FIKKIA Universitas AIrlangga”. Mereka adalah Bernard Vincent Diaz Calo, Kyla Gabas, Hannah Portia Luberas, Jeila Golosino, Leralyn Gonzales, dan Lourdes Faye Cablay yang sedang berada dalam stase setara koasistensi kedokteran hewan di Filipina. Program tersebut akan berlangsung selama 3 minggu mulai 22 April hingga 14 Mei 2024. Peserta akan mendapatkan sesi dari seluruh divisi Kedokteran Hewan FIKKIA UNAIR dan juga melakukan studi lapangang di Taman Nasioanal Baluran, Situbondo.
Buah Kerjasama antara Dua Fakultas

Program tersebut merupakan hasil awal kerjasama antara kedua fakultas untuk melakukan transfer ilmu pengetahuan veteriner melalui skema student inbound. Dengan pembukaan di Ruang Sidang Giri, hadir secara daring Dekan FIKKIA UNAIR dan Dekan College of Veterinary Medicine, Central Mindanao University (CMU). Turut hadir secara luring jajaran dosen Program Studi S1 Kedokteran Hewan.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Soetojo, dr. Sp.U(K) mengucapkan selamat datang bagi seluruh mahasiswa CMU yang akan menjadi bagian student inbound FIKKIA UNAIR. Bagi FIKKIA, program ini menjadi bagian penting penguatan kerjasama internasional dan diharapkan akan memberikan timbal balik manfaat bagi kedua fakultas khususnya dalam bidang kedokteran hewan. Kemudian Jose M Obedencio Jr. selaku Dekan College of Veterinary Medicine, Central Mindanao University juga mengucapkan terima kasihnya kepada FIKKIA yang telah menjadi partner kerjasama mereka dan menerima mahasiswa CMU dengan baik.

Penyematan tanda pengenal kepada peserta oleh Aditya Yudhana, drh., M.Si menjadi simbolisme awal dimulainya pelaksanaan On The Job Training Program At FIKKIA Universitas Airlangga 2024. Kemudian mahasiswa CMU tersebut melakukan proses pengenalan kampus dimulai dengan sesi Campus Tour Giri menjadi bagian penting adaptasi mereka untuk mengenal ruangan dan laboratorium perkuliahan yang akan digunakan. Mulai dari ruangan diskusi, ruang sidang, serta laboratorium terpadu basah dan kering. Tak hanya itu, mahasiswa CMU juga berkesempatan untuk mencoba jajanan Indonesia seperti putu ayu. Nyatanya kue tersebut memiliki kemiripan nama dengan makanan serupa yang berada di negara asal mereka yaitu disebut putu. Mereka juga mencoba lemper, dadar gulung, serta buah lokal unggul Banyuwangi.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa
