FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Kedokteran Hewan FIKKIA Terima Lawatan Collage of Veterinary Medicine CMU Filipina

KABAR FIKKIA – Perjalanan kemitraan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga dengan Central Mindanao University terus berlanjut. Membalas lawatan Prodi Kedokteran Hewan FIKKIA beberapa bulan lalu, Senin (29/04/2024) Dekan Collage of Veterinary Medicine datang berkunjung ke kampus FIKKIA. Kedatangan kolega CMU diterima hangat oleh Dekan FIKKIA Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp. U.(K) bersama Koordinator Prodi Kedokteran Hewan Bodhi Agustono, drh., M.Si. Hadirnya Assoc. Prof. Jose M. Obedencio, Jr., DVM, MS, PhD selaku Dekan Collage of Veterinary Medicine sekaligus menengok aktivitas student outbound enam mahasiswa koasistensi yang telah berlangsung sampai beberapa minggu kedepan.

Baca juga: FIKKIA UNAIR Jalin MoU Bersama College of Veterinary Medicine CMU Filipina

Kegiatan student outbound yang telah berjalan menjadi bukti telah berlakunya kesepakatan kerjasama. Beberapa kesepahaman yang terjalin diantaranya Inbound and outbound staff mobility, Inbound and outbound Student mobility, Joint Research and Publication, serta Community Service International.

Sambutan terbuka dari Dekan Collage of Veterinary Medicine

Ditemani jajaran dekanat, dosen, dan mahasiswa CMU, Mr. Jose merasa senang dapat berkerja sama dengan Universitas Airlangga. Terutama Kedokteran Hewan FIKKIA yang berfokus pada konservasi satwa liar. Ia berharap kedepannya dosen FIKKIA Banyuwangi dapat mengajar mahasiswa CMU, dan sebaliknya.

“Kami sangat senang melakukan benchmark kurikulum dengan FIKKIA” tuturnya

Saat sesi diskusi rencananya dalam waktu dekat, mahasiswa FIKKIA juga akan mengikuti kegiatan student outbond ke kampus CMU. Mereka akan melakukan internship satu hingga dua minggu untuk belajar pengobatan veteriner. Dengan demikian diharapkan sesama civitas akademik CMU dan FIKKIA dapat berbagi keilmuan, pengalaman, dan saling berkolaborasi kedepannya.

Peluang penelitian satwa di Banyuwangi

Disampaikan oleh Aditya Yudhana, drh., M.Si selaku ketua unit penelitian dan publikasi bahwa satwa akuatik Banyuwangi sangat beragam, terutama penyu.  Dosen parasitologi kedokteran hewan tersebut menambahkan pengembangan riset gabungan FIKKIA dan CMU sangat memungkinkan. Jurnal Medik Veteriner (JMV) yang dikelola Prodi Kedokteran Hewan saat ini telah terindeks di Scopus, sehingga adanya joint publication diharapkan ikut mendongkrak reputasi dua institusi. Terbatasnya dokter hewan spesialisasi bidang satwa liar di Indonesia menjadi kesempatan penguatan kurikulum nasional dan dunia konservasi.

Pertemuan ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) oleh President (setara Rektor) Central Mindanao University, Dekan dan Wakil Dekan FIKKIA, Koordinator Prodi Kedokteran Hewan, Satuan Penjamin Mutu, Direktur Kerjasama Internasional CMU dan Unit Penelitian, Publikasi, dan Pengmas FIKKIA.

Penulis: Avicena C. Nisa

Editor: Tasya Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *