BERITA FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi siap Membuka Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter Dalam 1 Paket Pendidikan. Melalui asesmen lapangan dari LAM-PTKes pada Selasa (7/8/2024), 6 asesor memeriksa secara langsung fasilitas pendidikan sarjana hingga pendidikan profesi mulai dari Kampus FIKKIA UNAIR, RSUD Blambangan sebagai RS Pendidikan Utama, dan Puskesmas Licin sebagai wahana pendidikan satelit.

Asesmen lapangan tersebut merupakan kali kedua diselenggarakan untuk menyokong pendidikan dokter dari negeri Sunrise of Java itu. Bedanya, dalam asesmen kali ini turut mempersiapkan akreditasi minimum program studi profesi dokter yang menjadi sebuah paket bersama pendidikan sarjana kedokteran. Melalui unggulan Travel Medicine Kedokteran FIKKIA UNAIR siap mendukung hadirnya dokter dari Bumi Blambangan.
Asesor yang bertugas mengkonfirmasi langsung terdiri dari :
- Dr. dr. Wachid Putranto, Sp.PD., KGH., FINASIM. — (LAM-PTKes Universitas Negeri Sebelas Maret)
- Prof. Dr. dr. Eti Nurwening Sholikhah, M.Kes., M.Med.Ed. — (LAMPTKes, Universitas Gadjah Mada)
- dr. Mariatul Fadilah, MARS., Ph.D. — (LAMPTKes, KKI)
- Dr. Ina Rosalina, dr., Sp.A. (K)., M.Kes., M.Hkes. — (LAMPTKes, ARSPI)
- dr. Insan Sosiawan A. Tunru, Ph.D. — (LAMPTKes)
Sedangkan Dr. dr. H. Nasrudin A. M., Sp.OG. (K), MARS., M.Sc. (LAMPTKes, AIPKI) hadir secara daring melalui zoom meeting. Kedatangan asesor disambut meriah dengan sambutan tarian gandrung dan pemberian udeng Banyuwangi.
Turut hadir Sekretaris Universitas, Wakil Rektor, Ketua Senat, Ketua Badan Penjamin Mutu, dan Direktur bidang terkait, di Aula Kampus Mojo FIKKIA. Dari jajaran pemerintahan Kabupaten Banyuwangi hadir H. Mujiono, M Si. (Sekretaris Daerah), Amir Hidayat, S.KM., M.Si. (Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi), Budi Priyambodo, S.STP (Wakil Direktur RSUD Blambangan Banyuwangi), dr. Ayyub Erdiyanto (Kepala Pelayanan Medis), dan dr. Hj Siti Asiyah Anggraeni, MMRS., FISQua. (Direktur RSUD Genteng Banyuwangi).

Dekan FIKKIA UNAIR, Prof Dr Soetojo menjelaskan bahwa kehadiran kedokteran UNAIR di Banyuwangi menjadi wujud pemerataan pendidikan dokter yang berkualitas. Sekaligus memperkuat dan memperluas jaringan dokter berkualitas dari daerah untuk daerah. FIKKIA UNAIR turut berkomitmen membangun pondasi RS Pendidikan daerah guna mendukung program hospital based dimasa depan yang berkualitas bagi pendidikan spesialis yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sudut pandang ekonomi daerah, H. Mujiono, M Si. sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi berujar UMKM lokal semakin berkembang semenjak UNAIR hadir melayani pendidikan tinggi di daerahnya. Pembukaan Kedokteran UNAIR nantinya diharapkan tak hanya memantik pertumbuhan ekonomi daerah menjadi 6%, namun juga memenuhi kebutuhan dokter daerah yang masih kurang. Kualitas pendidikan kedokteran Banyuwangi tentu merupakan hal yang menjadi perhatian penting. Sebab FK UNAIR akan memastikan pendidikan kedokteran yang diberikan setara dengan kampus Surabaya.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa
