KABAR FIKKIA- Pondok Literasi Airlangga mengadakan FIKKIA BOOK PARTY. Acara berlangsung pada Minggu (26/05/2024) di Musholla Kampus FIKKIA Giri. FIKKIA BOOK PARTY adalah program kerja Pondok Literasi Airlangga yang dirancang untuk memberikan ruang untuk mahasiswa yang ingin berbagi pengalaman membaca mereka. Dalam acara ini, peserta tidak hanya membaca buku bersama. Mahasiswa juga berbagi cerita dan berdiskusi mengenai buku-buku yang sudah dibaca.
Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk minat baca mahasiswa dan memberikan mereka platform untuk berbagi ide dan pendapat. Teman-teman mahasiswa disediakan buku yang dipinjam dari Ruang Baca FIKKIA, ada juga yang membawa koleksi mereka sendiri.
Acara dimulai dengan sesi “silent reading” selama 45 menit. Dimana peserta membaca buku pilihan mereka masing-masing dalam suasana yang tenang dan kondusif. Setelah sesi membaca, peserta berbagi cerita tentang isi buku. Tahapan ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk menceritakan pengalaman membaca mereka dan mengulas buku yang sedang mereka nikmati.
Setelah berbagi cerita, para peserta masuk ke sesi diskusi. Dalam sesi ini, mereka membahas berbagai topik menarik yang muncul dari buku-buku yang telah dibaca. Diskusi ini memperdalam pemahaman mereka terhadap materi bacaan dan memperkaya wawasan melalui perspektif berbeda dari sesama peserta. Mereka saling bertukar pandangan dari buku-buku yang mereka baca, mulai dari genre pengembangan diri, fiksi, teori sejarah, dan lainnya. Beberapa peserta juga membaca buku yang sama, sehingga mereka dapat saling bertukar pikiran dan perspektif mengenai buku tersebut.
“Acara ini sangat bermanfaat bagi kami yang memiliki minat besar terhadap membaca. Diskusi yang kami lakukan membuka wawasan baru dan memberikan pandangan yang berbeda terhadap materi yang dibaca,” ungkap Fikri Syamsuri (KH 21) salah satu peserta.
FIKKIA BOOK PARTY diakhiri dengan sesi foto bersama, sebagai kenang-kenangan atas partisipasi dan semangat literasi yang mereka tunjukkan. Acara ini tidak hanya menjadi ruang untuk diskusi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar mahasiswa yang memiliki kesamaan minat.
Menurut Ketua Pondok Literasi Airlangga, Hikam Zainul Qolbi (Akuakultur 21), program ini sangat penting karena tidak semua mahasiswa FIKKIAmemiliki kesempatan untuk terfasilitasi dalam minat mereka.
“Pondok Literasi Airlangga hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut, dan kami berharap acara seperti ini dapat terus berlangsung untuk mendukung minat baca teman-teman FIKKIA,” ujarnya.
Harapannya Ruang Baca FIKKIA lebih banyak lagi menyediakan koleksi akademik dan non akademik. Sehingga sumber bacaan yang tersedia untuk mahasiswa lebih beragam. Bagi mereka yang sudah memiliki minat membaca, program ini diharapkan dapat menjadi platform yang mendukung mereka dalam mengembangkan kebiasaan positif ini.
Dengan semangat berliterasi, para mahasiswa FIKKIA diharapkan semakin memperkaya diri dengan wawasan yang didapat dari membaca buku.
Penulis: Chaisa Alfii Yudha
Editor: Avicena C. Nisa
