KABAR FIKKIA – Kamis (06/06/2024) Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) FIKKIA UNAIR berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kementrian Kajian Strategis FIKKIA UNAIR mengadakan Hearing Direktur X Kajian Insidentil Internal. Kajian aspirasi mahasiswa mendapat tanggapan langsung dari Dekan FIKKIA, Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U. (K). Jajaran wakil dekan, perwakilan dosen dan tenaga kependidikan, serta delegasi mahasiswa dari tiga program studi turut menghadiri agenda hearing di kampus Mojo.

Sumber: Penulis
Berbagai aspirasi dan tanggapan dari dekanat serta perwakilan dosen disampaikan dengan jelas dan transparan. Dekanat sangat mendukung sekali kegiatan hearing dekanan X kajian insidentil internal ini. Adanya pertemuan dapat menjadi evaluasi kinerja dan bisa memberikan yang terbaik untuk kemajuan fakultas
Berikut rangkuman poin-poin penting yang menjadi sorotan dalam hearing kali ini:
Perubahan jadwal akademik dan ketepatan waktu dosen
Mahasiswa FIKKIA mengeluhkan perubahan jadwal akademik yang sering mendadak dan tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Mereka berharap dosen datang tepat waktu sesuai jadwal yang sudah ditetapkan oleh tenaga kependidikan. Menanggapi hal ini, Dekan FIKKIA menjelaskan bahwa dosen memiliki banyak tanggung jawab selain mengajar dan apabila tidak bisa hadir, pasti ada alasan yang mendesak. Namun, ketidakhadiran tanpa pemberitahuan tidak dapat ditoleransi. Pentingnya komunikasi yang jelas antara mahasiswa dan dosen ditekankan untuk memastikan kegiatan akademik berjalan lancar. drh. Mufasirin menambahkan bahwa jika ada budaya dikalangan mahasiswa untuk mengingatkan dosen H-1 hari dan H-20 menit, perlu dilakukan koreksi untuk menghindari pemberitahuan yang mendadak.
Pemisahan laboratorium dikarenakan jadwal yang bentrok
Permintaan pemisahan laboratorium antara Akuakultur dan Kedokteran Hewan untuk menghindari bentrok jadwal juga menjadi perhatian. drh. Mufa menjelaskan bahwa pembuatan laboratorium terpadu dianggap sebagai solusi yang baik. Namun, yang lebih penting adalah pengaturan jadwal yang efisien. FIKKIA berusaha menjadikan laboratorium lebih efisien dengan pemanfaatan ruangan yang maksimal. Meskipun terkadang ada bentrok waktu yang perlu diperiksa lebih lanjut. Begitu juga Drh. Ratih Novita Praja, Dosen Kedokteran Hewan, menambahkan bahwa laboratorium FIKKIA memiliki konsep terpadu. Penggunaan dipisahkan berdasarkan mata kuliah sejenis, dan jadwal pelampiran akan diperbaiki. Pengaturan ulang untuk memastikan peminjaman laboratorium tidak menghalangi kegiatan praktikum mahasiswa lainnya. Prof. Soetojo juga menyatakan bahwa jadwal laboratorium akan disesuaikan oleh tenaga pendidik agar tidak terjadi bentrok.
Peningkatan fasilitas penunjang
Penambahan kuota pagu mahasiswa sejak 2023 berdampak pada aktivitas kampus yang semakin padat. Selain laboratorium, area parkir kendaraan dan penambahan ruang publik menjadi sorotan aspirasi. Ruang publik yang dimaksud berupa penambahan gazebo belajar, perbaikan sekretariat mahasiswa dan ormawa, serta revitalisasi mushallah di Kampus Sobo. Diperlukan koordinasi lebih lanjut bersama Pemprov Jatim dan Pemkab Banyuwangi agar penggunaan ruang dapat dioptimalkan.
Dekanat berterima kasih atas partisipasi dan perhatian mahasiswa terhadap kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar. Semua fasilitas yang rusak akan diperbaiki atau diganti jika diperlukan. Penambahan fasilitas juga akan dilakukan sesuai kebutuhan. Kampus mengerti pentingnya area yang nyaman untuk belajar dan beristirahat, sehingga akan mengkaji kemungkinan penambahan gazebo dan peningkatan penerangan di Kampus Sobo.

Sumber: Penulis
Mahasiswa FIKKIA telah membuktikan pentingnya suara mereka dalam kemajuan fakultas. Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif, berbagai masalah dan aspirasi berhasil disampaikan dan mendapatkan solusi langsung dari pimpinan fakultas. Acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk evaluasi kinerja, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan akademik yang lebih baik. Dukungan penuh dari dekanat terhadap kegiatan ini menegaskan bahwa kolaborasi dan komunikasi yang baik antara mahasiswa dan fakultas adalah kunci utama dalam mencapai kemajuan yang diinginkan. Semoga kegiatan serupa terus diadakan sebagai langkah nyata dalam memperkuat sinergi demi masa depan FIKKIA yang lebih gemilang.
Penulis: Amalia Sofi Ramadanti
Editor: Avicena C. Nisa
