FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Mahasiswa Unair Observasi Kualitas Kesehatan Lingkungan Pelabuhan Penyebrangan Ketapang Banyuwangi

KABAR FIKKIA – Pelabuhan Ketapang merupakan sarana transportasi publik yang sering dikunjungi masyarakat. Keberadaannya vital sebagai penggerak angkutan kapal sekaligus jalur distribusi logistic Pulau Jawa dan Bali.   Namun kebanyakan orang masih belum memperhatikan kualitas Kesehatan Lingkungan di Pelabuhan. Menyadari hal tersebut, mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Imu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Prodi Kesehatan Masyarakat melakukan observasi terkait kualitas kesehatan lingkungan di Pelabuhan Penyebrangan Ketapang Banyuwangi (PT ASDP Ketapang) pada Rabu, (19/06/2024).

Lima mahasiswa tersebut Nadranabila Intani , Erica Feby, Syarifa Gadis, Tifanny Beladin dan Muhammad Heksa.  Pedoman penilaian menggunakan Permenkes Nomor 44 Tahun 2014 & Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 tentang Kesehatan Lingkungan. Observasi mencakup beberapa variabel yang terdiri dari Penyelenggaran Kesehatan Lingkungan, Bangunan Dalam (area tiket dan ruang tunggu), Pengelolaan Sampah dan Limbah, Sarana dan Fasilitas, Keamanan, Bangunan Luar, Tempat Pengelolaan Makanan (TPM).

Score 88 untuk rata-rata variabel

Observasi dilakukan dengan pendampingan pihak KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan). Mereka mengamati sanitasi lingkungan di area Pelabuhan Penyeberangan Ketapang. Hasil dari observasi ini untuk variabel Penyelenggaran Kesehatan lingkungan menunjukkan sudah mencapai 65% yaitu kualitas tergolong sedang. Pada variabel Bangunan Dalam (area tiket dan ruang tunggu) menunjukkan sudah memenuhi indikator dengan capaian 100% artinya, tergolong sangat baik.

Variabel Pengelolaan Sampah dan Limbah menunjukkan hasil yang baik dalam beberapa aspek, namun masih ada beberapa area yang memerlukan perhatian dan peningkatan untuk mencapai kondisi yang optimal. Pada variabel Sarana dan Fasilitas sudah memenuhi 14 dari 16 indikator yang ada dalam tabel di atas dengan total capaian 86% artinya sudah tergolong baik. Kemudian pad variabel Keamanan sudah memenuhi semua indikator dengan capaian 100%. Pada variabel Bangunan Luar juga sudah memenuhi semua indikator dengan capaian 100% dan pada variabel Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) juga memenuhi indikator dengan capaian 100%. artinya, kualitas lingkungan pada TPM pelabuhan tergolong sangat baik.

Mahasiswa melakukan uji kebisingan di loket dan ruang tunggu penumpang. SUmber: Penulis

Secara keseluruhan score yang diperoleh yaitu 88 yang artinya menunjukkan bahwa kualitas lingkungan di pelabuhan penyeberangan ketapang tergolong baik. Ini berarti bahwa sebagian besar indikator kesehatan lingkungan di pelabuhan tersebut telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh regulasi kesehatan.

Hasil baik tersebutu tidak terlepas dari upaya promosi tentang kesehatan. Media penyampaian melalui pengumuman/running teks, memastikan kebersihan toilet umum, dan mengelola sampah dengan lebih efektif. Selain itu, pendekatan proaktif memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan dan kenyamanan pengguna pelabuhan. Evaluasi rutin dan monitoring yang berkesinambungan dilakukan untuk mengontrol kebersihan lingkungan.

Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-3 Good Health and Well Being

Penulis: Tifanny Beladin Wana Firdaus
Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *