FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

PPK ORMAWA KPAK Menyelesaikan Pembuatan Pertanian Kontur di Desa Tamansari

KABAR FIKKIA – Pada Sabtu, (17/08/2024) tim PPK Ormawa dari Komunitas Pecinta Alam dan Konservasi (KPAK) Universitas Airlangga berhasil menyelesaikan proyek pembuatan pertanian kontur di Desa Tamansari, tepatnya di lahan kosong belakang Balai Desa Tamansari. Proyek ini merupakan bagian dari program pendanaan PPK ORMAWA  yang diusung oleh KPAK 2024 FIKKIA Universitas Airlangga.

15 mahasiswa bekerja dengan penuh semangat dan kegigihan selama sepuluh hari. Mereka bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari pembuatan terasering hingga penanaman tanaman obat tradisional. Kerja keras dan dedikasi mereka selama beberapa minggu terakhir telah membuahkan hasil yang memuaskan. Pengerjaan lahan dilakukan setelah pemasangan panel surya sumber senergi penyiraman otomatis.

Pembuatan terasering untuk pertanian kontur

Tahapan pertama dari pembuatan pertanian kontur ini adalah pembuatan terasering. Terasering merupakan teknik pengolahan lahan dengan membuat undakan-undakan bertingkat yang berfungsi untuk mengurangi erosi tanah, menjaga kelembapan tanah, dan meningkatkan efisiensi penggunaan air. Dengan kerja sama yang solid, tim berhasil menyelesaikan pembuatan terasering ini dengan rapi dan sesuai dengan standar pertanian kontur.

Pembuatan lubang semai tanaman

Setelah pembuatan terasering, tim melanjutkan pekerjaan dengan memasang panel surya di area lahan pertanian kontur tersebut. Pemasangan panel surya ini bertujuan untuk menyediakan sumber energi terbarukan yang dapat digunakan untuk mendukung sistem irigasi serta kegiatan pertanian lainnya. Panel surya yang dipasang telah terhubung dengan sistem pompa air yang memungkinkan pengairan lahan secara efisien dan ramah lingkungan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi yang berkelanjutan untuk masalah pengairan di lahan pertanian kontur.

Baca juga : Mahasiswa FIKKIA Pasang Panel Surya Optimalkan Penyiraman di Rumah Semai

Tahapan terakhir dari proyek ini adalah penanaman tanaman obat tradisional di lahan pertanian kontur tersebut. Tanaman yang ditanam antara lain rosella, telang, kecombrang, jahe, dan kunyit. Pemilihan tanaman obat tradisional ini dilakukan dengan pertimbangan kebutuhan masyarakat setempat serta potensi ekonomisnya. Tanaman-tanaman ini tidak hanya memiliki nilai kesehatan yang tinggi, tetapi juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat Desa Tamansari nantinya.

Harapan tim untuk kontribusi jangka panjang bagi Desa Tamansari

Tim PPK Ormawa KPAK Universitas Airlangga berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Desa Tamansari. Mereka juga berharap bahwa inovasi dan upaya yang telah dilakukan dapat terus dikembangkan bersama karang taruna Desa Tamansari sehingga manfaat kesehatan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Proyek ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan pertanian berkelanjutan di daerah lain, terutama di wilayah dengan topografi yang menantang seperti Desa Tamansari.

Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, Kemendikbud, serta Universitas Airlangga dalam hal pendanaan. Tim PPK Ormawa KPAK Universitas Airlangga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat, dan berharap sinergi yang telah terbangun ini dapat terus berlanjut dalam proyek-proyek pembangunan masyarakat lainnya. Ke depan, tim KPAK berencana untuk melakukan monitoring dan evaluasi berkala guna memastikan keberlanjutan dari proyek pertanian kontur ini.

Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-3 Good Health and Well Being, ke-15 Life on Land dan ke-17 Partnership for the Goals

Penulis: Amalia Sofi Ramadanti

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *