KABAR FIKKIA – Menyambut kedatangan mahasiswa baru Tahun Akademik 2024 Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas laksanakan Program Pengenalan Kehidupan Kampus (PKKMB). PKKMB terbagi menjadi beberapa sesi. Sesi PKKMB Universitas dilaksanakan dua hari (15-16/08/2024) di Aula Gedung Nanizar Fakultas, Kampus C. Hari pertama, mahasiswa baru menerima materi dasar terkait perkembangan dan sejarah UNAIR, kemahasiswaan, fasilitas, dan perpustakaan. Sedangkan hari kedua materi tentang PPKS, SDGs, UKM, BEM, BLM, NAPZA, dan jiwa korsa. PKKMB Universitas mempertemukan mahasiswa dari beragam fakultas dan jenjang. Kesempatan tersebut menjadi ajang mahasiswa berkenalan dengan mahasiswa lintas kampus.
Dekan FIKKIA Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U (K) memberikan materi tentang perkembangan kelembagaan Universitas Airlangga mulai dari awal didirikan hingga berhasil menduduki kampus top 4 nasional. Tampak raut wajah antusiasme dan kebanggaan ksatria muda airlangga saat memasuki ruang tersebut. Prestasi yang diperoleh Universitas Airlangga merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh civitas akademik dan ribuan alumni yang memberi kontribusi positif pada masyarakat.
Dalam presentasinya, Prof Tojo menyisipkan cerita menarik seputar pengalaman beliau menjadi mahasiswa pada jamannya.
“Kuliah di FK dulu saya harus masuk jam lima subuh, pulangnya malam. Harus praktikum, menemui dosen, kemasyarakat, dan gak boleh terlambat. Setiap terlambat pasti ada konsekuensinya. Kuliah menuntut disiplin pada diri sendiri, menghargai waktu untuk diri sendiri dan orang lain.” tuturnya dengan semangat
Tak hanya Dekan FIKKIA, sejumlah dosen dan tenaga kependidikan juga dipercaya menjadi pemateri dihadapan 268 mahasiswa.
Pengenalan program MBKM
Materi aktivitas mahasiswa disampaikan oleh Faisal Fikri, drh., M.Vet selaku pengurus kemahasiswaan FIKKIA. UNAIR memberikan peluang besar kepada mahasiswa untuk dapat belajar di dalam dan luar negeri. Jalinan kemitraan yang luas membuat mahasiswa lebih leluasa memilih tempat belajar di luar kelas yang mengasah kompetensi keilmuan mahasiswa. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memfasilitasi konversi nilai yang dapat digunakan untuk mengganti mata kuliah yang ditinggalkan.
“Melalui MBKM ini, kalian tidak perlu khawatir ketinggalan kelas. Selama kegiatan yang dilakukan linear dengan mata kuliah yang ditempuh. Banyak mahasiswa kita yang ikut magang maupun jadi perwakilan di ajang bergengsi internasional.” Ujarnya

Sumber: UKIP FIKKIA
Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa UNAIR yang mengikuti kegiatan IISMA, IVSA, dan program pemagangan lain. MBKM memungkinkan mahasiswa belajar, menerapkan keilmuan, dan melatih kepekaan sosial masyarakat. Kegiatan ditutup dengan diskusi hangat mahasiswa dan narasumber. Selanjutnya, mahasiswa dapat menyiapkan diri pada PKKMB minggu depan.
Penulis: Avicena C. Nisa
Editor: Tasya Ramadhan
