
Sexing spermatozoa merupakan salah satu metode yang dapat dipilih untuk efisiensi usaha peternakan dan pengontrolan jenis kelamin pada ternak. Metode sexing terdapat beberapa cara metode sentrifuge, viskositas, perbedaan tekanan dan elektroforesis. Mekanisme elektroforesis yang dapat digunakan melalui Electric Separating Sperm (ESS) dengan mekanisme pemisahan kromosom X dan Y dengan aliran listrik searah dengan daya 1,5 Volt.
Tipe Spematozoa kromosom Y akan bergerak menuju anoda (+) dan spermatozoa kromosom X akan bergerak ke katoda (-). Waktu ekuilibrasi terbaik dengan perlakuan waktu 1 jam dilihat dari hasil kualitas spermatozoa berdasarkan motilitas, viabilitas, dan membran plasma utuh. Abnormalitas spermatozoa kambing Sapera menggunakan tris kuning telur dengan waktu ekuilibrasi terbaik 1 jam.
Editor: Avicena C. Nisa
