KABAR FIKKIA – Divisi Equine Care Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HMKH) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menyelenggarakan “Horse Riding Class 2024” pada Sabtu (24/8/2024) di Messi Stable Rogojampi, Banyuwangi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berkuda mahasiswa kedokteran hewan melalui pelatihan langsung instruktur professional yang juga merupakan atlet panahan berkuda..
Acara ini diikuti oleh 20 mahasiswa program studi sarjana Kedokteran Hewan FIKKIA dari berbagai semester. Peserta mendapatkan materi tentang perawatan, manajemen kandang, kesehatan, teknik berkuda dan pengenalan karakteristik kuda oleh pemilik Messi Stable, Agus Romadhon.

”Kelas berkuda ini tidak hanya tentang teknik berkuda tetapi juga membagi pengalaman langsung tentang penanganan kuda. Kami berharap materi dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang kuda yang sebelumnya tidak didapatkan pada perkuliahan,” ujar Agus Romadhon.
Memahami Karakteristik Individu Tiap Kuda
Mahasiswa juga belajar tentang karakteristik individu kuda dan berinteraksi dengan kuda. Hal tersebut penting untuk memastikan perawatan kuda yang lebih baik dan efektif. Kuda memiliki kemampuan kognitif yang cukup baik dan dapat membedakan suara serta perintah dari lingkungan sekitar. Mereka dapat mengenali nama mereka serta suara pemilik atau pelatih mereka.

Semua kuda di Messi Stable Rogojampi sudah terlatih dengan perintah suara. Kuda tersebut dapat merespons berbagai perintah seperti jalan dan berhenti yang diberikan oleh penunggang mereka. Pelatihan ini tidak hanya mempermudah penanganan kuda selama sesi berkuda, tetapi juga meningkatkan keselamatan bagi penunggang dan kuda itu sendiri. Dengan kuda yang responsif terhadap perintah suara, penunggang dapat lebih mudah mengendalikan kuda dan menjaga kestabilan selama berkuda, terutama bagi pemula.
Talkshow Penanganan Kuda
Ketua Airlangga Equine Club (AEC) Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR Surabaya, Muhammad Vito Valentino (FKH 2021) turut berpartisipasi dalam sesi talkshow. Dalam sesi ini, Vito memberikan wawasan mengenai teknik terbaru equine care, tantangan yang sering dihadapi serta berbagi pengalaman dalam mengelola Equine Club. Para peserta sangat antusias selama sesi ini, mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai aspek dalam penanganan kuda. Selain itu, diskusi ini juga membantu mahasiswa memahami lebih dalam mengenai perawatan dan interaksi yang baik dengan kuda.
Berkomunikasi dan Bertutur Secara Benar
Kegiatan berakhir dengan sesi berkuda, mahasiswa berkesempatan untuk menerapkan teknik berkuda yang telah dipelajari. Mereka mempelajari cara memegang tali kendali, teknik menunggangi, serta metode yang tepat dalam mengendalikan kuda. Peserta juga berlatih untuk berkomunikasi dengan kuda, memahami bahasa tubuh dan merespons perilaku kuda dengan cara yang benar.
Beberapa peserta memang merasa takut atau gugup sebelum naik kuda, terutama yang baru pertama kali berinteraksi langsung dengan kuda. Seiring berjalannya waktu, mahasiswa menjadi lebih terbiasa karena semakin mengenal kuda dengan lebih baik. Sebagai bentuk apresiasi, peserta mengucapkan terima kasih kepada kuda yang telah mereka tunggangi. Tindakan tersebut juga berfungsi sebagai latihan penting untuk membantu kuda menjadi lebih patuh dan responsif terhadap perintah.
Penulis: Ananda Herlina Ramadhani
Editor: Avicena C. Nisa
