FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Akuakultur FIKKIA Ramaikan Banyuwangi Shrimp Festival 2024

KABAR FIKKIA – Banyuwangi Shrimp Festival 2024 merupakan salah satu acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Banyuwangi yang berkolaborasi dengan Konservasi Indonesia dan Shrimp Club Indonesia (SCI). Festival udang dilaksanakan pada hari Sabtu (7/9/2024) di Gesibu Taman Blambangan. Festival ini menjadi tempat pengenalan dan edukasi kepada pengunjung mengenai teknologi budidaya ramah lingkungan.

Festival ini diawali dengan opening ceremony, kemudian sambutan dari Bupati Kabupaten Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP. Dilanjutkan dengan bincang santai mengenai peningkatan gizi pangan masyarakat melalui inovasi penambakan udang di Banyuwangi yang dibintangi oleh Ir. Hardi Pitoyo (Expertise Budidaya Udang), Dr. Ervina Wahyu S. (Dekan FPP UNTAG), Burhanuddin (Konservasi Indonesia), Gemintang K. Malarangeng (CEO Delos), dan Suryono Bintang Samudra (Kadis Perikanan). Festival ini dimeriahkan dengan live cooking show oleh Chef Ragil dan fun cooking yang diikuti oleh para peserta.

Di Festival ini terdapat banyak booth-booth perusahaan startup perikanan, UMKM kuliner dan perguruan tinggi yang memiliki fakultas atau program studi perikanan yang ada di Banyuwangi. Diantaranya adalah UNAIR (Akuakultur FIKKIA), UNTAG (FPIK), UNIBA (Teknologi Hasil Perikanan) dan POLIWANGI (Teknologi Akuakultur).

Akuakultur FIKKIA dalam Shrimp Festival 2024

Booth Akuakultur FIKKIA menampilkan akuarium yang berisi benur udang hasil budidaya sendiri. Tak hanya itu, pengunjung dapat melihat kutu air yang merupakan pakan untuk ikan melalui mikroskop trinokuler. Akuarium yang berisikan tanaman dan ikan hias atau yang disebut Aquascape juga ditampilkan.

Baca juga: Hari Pertama Adjunct Professor Prodi Akuakultur FIKKIA UNAIR Disambut Antusiasme Mahasiswa

Aquascape merupakan seni menghias akuarium menggunakan tanaman, batu dan orname. Aquascape merupakan salah satu mata kuliah yang ada di Akuakultur FIKKIA UNAIR. Bagi para pengunjung yang memenangkan mini game di booth Akuakultur FIKKIA akan mendapatkan merchandise yang lucu, seperti gantungan kunci, gelas mug, topi dan stiker.

“Ini menjadi pertemuan perusahaan-perusahaan startup dan pelaku perikanan mengupdate. Kemudian, bisa mengenal program studi tentang perikanan di perguruan tinggi lainnya. Pengunjung juga tahu banyak kreasi pangan perikanan seperti dendeng lemuru, abon lele, dan lumpia udang” ujar Laboran Akuakultur FIKKIA Dian Apriliani.

Para pengunjung sangat antusias untuk melihat-lihat booth dan tukar cerita mengenai pengalaman budidaya, terutama budidaya udang. Kegiatan pameran ini berlangsung lancar dan booth Akuakultur banyak dikunjungi oleh masyarakat. Harapannya setelah diadakan festival ini masyarakat menjadi lebih mengenal wilayah Banyuwangi merupakan wilayah yang memiliki bisnis budidaya udang yang maju dan angka konsumsi meningkat di Indonesia.

Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-14 Life Below Water.

Penulis: Hanifa Khansa Khairunnisa

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *