FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Lima Tim Kewirausahaan Mahasiswa FIKKIA Raih Pendanaan Kemendikbudristek 2024

KABAR FIKKIA – Lima tim kewirausahaan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) berhasil mendapatkan penghargaan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui program bisnis berbasis mahasiswa tahun 2024. Tim-tim tersebut adalah Be Shine, Ohmygoat, Kopi Osing, Coovia, dan Shaku. Pencapaian ini merupakan hasil dari proses seleksi ketat dan presentasi bisnis yang dilakukan oleh masing-masing tim dalam acara pitching pada Kamis (12/09/2024) di Hotel Aston Banyuwangi.

Program kewirausahaan berbasis mahasiswa ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi strategis antara FIKKIA Universitas Airlangga dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa agar dapat mengembangkan ide-ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain itu, program ini juga mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan di kalangan generasi muda Indonesia.

Acara pitching yang berlangsung di Ruang Sri Tanjung dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh sejumlah dosen dan para peserta KBM. Selanjutnya, masing-masing tim diberi kesempatan untuk mempresentasikan ide bisnis mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari Arif Habib Fasya, S.Pi., M.P., Rudy Purbianto, S.Kom., dan drh. Anggun Mochammad Yusuf. Ketiga juri ini memiliki latar belakang yang beragam di bidang kewirausahaan, teknologi, dan kesehatan, sehingga memberikan penilaian yang komprehensif terhadap proposal bisnis yang diajukan oleh para peserta.

Setelah seluruh tim menyelesaikan presentasi mereka, para juri berdiskusi untuk menentukan tim mana yang layak mendapatkan pendanaan. Proses diskusi ini berlangsung cukup intensif, mengingat kualitas ide-ide bisnis yang diajukan oleh para peserta sangat kompetitif dan inovatif. Beberapa kriteria utama yang dinilai adalah potensi bisnis, keberlanjutan, dampak sosial, serta kesiapan tim untuk mengimplementasikan ide mereka di dunia nyata.

Tidak Sekadar Peluang Pendanaan

Arif Habib Fasya mengatakan, program ini tidak hanya memberikan peluang pendanaan, tetapi juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan berbisnis serta berpikir kritis dan kreatif.

“Kami berharap para pemenang dapat terus mengembangkan ide mereka, sehingga tidak hanya menjadi bisnis yang sukses secara finansial, tetapi juga memberikan kontribusi bagi masyarakat luas,” ujar Arif.

Dengan pendanaan ini, lima tim tersebut diharapkan dapat mewujudkan ide bisnis mereka dan memberikan kontribusi positif dalam dunia kewirausahaan. Program semacam ini diharapkan terus berlanjut untuk membina lebih banyak mahasiswa agar terlibat dalam inovasi dan kewirausahaan di masa depan.

Penulis: Amalia Sofi Ramadanti

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *