FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Magang BLM FIKKIA, Belajar Legislasi bersama Praktisi Hukum Banyuwangi

KABAR FIKKIA – Sesi ketiga rangkaian Legis Forum x Mahasiswa Berdialog berlangsung pada Kamis (19/09/2024). Pembekalan legislasi bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa baru tentang pentingnya peran legislatif di kampus serta membekali mereka dengan keterampilan kepemimpinan. Farewell party dilakukan sekaligus menutup serangkaian magang Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) 2024. Adanya Legis Forum x Mahasiswa Berdialog diharapkan dapat menyiapkan mahasiswa baru untuk berperan aktif, baik dalam organisasi mahasiswa maupun masyarakat luas. Acara terselenggara atas kolaborasi BLM, Pondok Literasi, dan Kementerian Sospol BEM FIKKIA

21 mahasiswa magang BLM berkesempatan menjajal berbagai praktik legislatif di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Banyuwangi

Baca juga: Magang BLM FIKKIA: Mempersiapkan Mahasiswa Baru Mengenal Dunia Legislatif Kampus

Pada pertemuan ke tiga ini, mahasiswa dipandu oleh Isyrofah Amaliyah Achmad, S.H., M.H., . Beliau merupakan praktisi hukum yang merupakan alumni Fakultas Hukum UNAIR. Isyrofah dikenal dengan berbagai prestasi di bidang hukum, di antaranya lulusan cumlaude S1 dan S2 UNAIR, juara Debat Hukum Regional Jatim 2017, serta memiliki Sertifikat Legal Auditor dari Jimly School. Saat ini, ia menjabat sebagai pengacara di Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PB PGRI dan Direktur CV. Legal Society & Mitra IAA. Pengalamannya dalam menyusun kebijakan dan memimpin organisasi membuatnya sangat relevan dalam membagikan wawasan praktis kepada mahasiswa baru.

Mahasiswa menyempatkan foto bersama narasumber. Sumber: Penulis

Lokasi yang dipilih menambah nuansa legislatif, memberikan pengalaman langsung kepada peserta di lingkungan pemerintahan. Dengan suasana formal santai ini, diharapkan mahasiswa baru dapat merasakan dan memahami lebih dalam bagaimana proses legislasi dan kepemimpinan dijalankan.

Memahami peran legislatif di kampus

Praktik legislatif dilakukan agar mahasiswa baru memahami fungsi legislatif, baik di ranah kampus maupun dalam konteks yang lebih luas. Mahasiswa belajar bagaimana menyusun, merumuskan, dan menghasilkan undang-undang, hinggga mengkaji efektifitas penerapan UU. Pengetahuan yang diperoleh akan membantu mereka mengembangkan kemampuan kepemimpinan yang solid dan memperkuat peran dalam menjalankan organisasi mahasiswa. Selain itu, materi ini dirancang untuk membekali mereka dengan wawasan yang diperlukan guna mengambil bagian dalam pengambilan keputusan yang efektif.

Dalam penyajiannya, sesi ini menggunakan metode interaktif. Tidak hanya sekadar ceramah, mahasiswa baru diajak terlibat dalam diskusi langsung, simulasi peran, dan sesi tanya jawab dengan pembicara. Pendekatan ini dipilih agar materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang dapat diaplikasikan oleh mahasiswa di kemudian hari.

Dengan format yang interaktif dan melibatkan mahasiswa secara langsung, diharapkan peserta dapat memahami lebih dalam mengenai peran legislatif dan kepemimpinan, serta termotivasi untuk aktif berkontribusi di lingkungan kampus.

Penulis: Cheisa Alfii Yudha Nasrulloh

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *