FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

FIKKIA UNAIR Jalin Kerja Sama Dengan Taman Safari Indonesia Prigen

KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi terus berkomitmen meningkatkan unggulan antar program studi. Dalam bidang medis konservasi dan penelitian satwa liar, FIKKIA UNAIR jalin kerjasama dengan The Grand Taman Safari Indonesia Prigen untuk pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan hingga teknologi. Kerjasama tertulis telah diteken pada 21 Maret 2024. Pada masa mendatang, Taman Safari Indonesia Prigen dapat menjadi lokasi bagi mahasiswa S1 untuk magang maupun PPDH dalam stase Praktik Kuliah Lapangan Satwa Liar In Situ.

Kunjungan ke Grand Taman Safari Indonesia Prigen

FIKKIA UNAIR turut menindaklanjuti kerjasama dan meninjau kesiapan Taman Safari Indonesia menerima kehadiran mahasiswa kedokteran FIKKIA. Kunjungan dilakukan pada 8 Juli 2024 secara langsung di Kota Batu. Hadir dalam kesempatan itu Dr. Rahadian Indarto Susilo, dr.Sp.BS.(K) (Wakil Dekan Akademik FIKKIA), Dr. Mufasirin, drh., M.Si (Wakil Dekan Non Akademik FIKKIA), Dr Trilas Sardjito, drh., M.Si. (Koordinator PKL PPDH), Bodhi Agustono, drh., M.Si (KPS S1 Kedokteran Hewan FIKKIA), Ratih Novita Praja, drh., M.Si. (KPS PPDH FIKKIA), Aditya Yudhana, drh., M.Si, Amung Logam Saputro, drh., M.Si, dan Ragil Angga Prastiya, drh., M.Si.

Penyusunan draf kerjasama FIKKIA dan Taman Safari Indonesia Prigen. Sumber: Istimewa

FIKKIA UNAIR juga melakukan document profiling dan diskusi untuk perencanaan sebagai wahana pendidikan bersama tim Taman Safari Indonesia Prigen. Secara umum, The Grand Taman Safari Indonesia Prigen telah siap menampung mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA. Sarana dan prasarana sudah sangat lengkap untuk menampung kuota 5-6 dokter hewan muda dalam menjalani stase. Tim juga melakukan visitasi ekshibisi dan unit breeding khusus untuk aves. Terdapat satu satwa asli Banyuwangi yang mendapatkan perhatian. Burung Cucak Ijo Alas Purwo dengan populasi hampir 0 di Alam liar kini telah dapat bereproduksi secara eksitu. Selain avian, Taman Safari Indonesia Prigen juga memiliki unit breeding untuk swine dan tempat koleksi semen banteng.

Peluang magang hingga penelitian bagi mahasiswa S1

KPS S1 Kedokteran Hewan, Bodhi Agustono mengatakan Taman Safari Indonesia terbuka bagi mahasiswa aktif sarjana Kedokteran Hewan yang ingin melakukan magang mandiri. Mereka direkomendasikan mengikuti kegiatan itu selama minimal 14 hari atau 2 minggu. Terdapat dua aktivitas utama yang bisa mereka tempa mulai dari medik konservasi veteriner hingga kurator. Kurator sendiri merupakan bentuk kerja dalam manajemen pakan hingga aturan legislasi perpindahan satwa konservasi. Mahasiswa sarjana juga dapat melakukan penelitian satwa liar yang dimiliki oleh The Grand Taman Safari Indonesia Prigen.

Jadi salah satu wahana PKL satwa liar

Sedangkan bagi mahasiswa koasistensi, Ratih Novita Praja, drh., M.Si. selaku KPS PPDH FIKKIA mengatakan Taman Safari Indonesia siap digunakan sebagai wahana Praktik Kerja Lapangan satwa liar. Mahasiswa koas akan belajar medik konservasi satwa liar dengan lingkungan ek situ. Keberagaman koleksi jenis satwa juga memberikan kasus kesehatan hewan lebih banyak. Mahasiswa yang lebih banyak menangani kesehatan hewan dapat lebih terampil. Mahasiswa akan mendapatkan pendampingan dan supervisi dokter hewan. Dokter hewan yang bertugas juga akan memberikan perhatian intens. Aktivitas mahasiswa sejak pagi hingga sore mulai dari ranah rumah sakit hewan, check up, atau pengobatan on site. Mahasiswa koasistensi juga akan terlibat dalam diskusi pasca treatment sebagai evaluasi mahasiswa dalam perkembangan kesehatan satwa.

Siap majukan bersama pendidikan veteriner FIKKIA

Dalam mendukung aspek keunggulan program studi adalah The Grand Taman Safari Indonesia Prigen juga siap menghibahkan beberapa jenis preparat tulang termasuk dari satwa liar. Hal tersebut bermanfaat dalam pembelajaran anatomi jenjang sarjana maupun refreshment PPDH dalam pembelajaran satwa liar. Dalam bidang pendidikan teori, praktisi Taman Safari Indonesia Prigen juga mengajar secara langsung mengisi kuliah umum manajemen bisnis dan konservasi satwa liar. Selanjutnya, FIKKIA UNAIR dan bersama mitra itu akan melakukan kerjasama pemeriksaan sampel satwa liar dari berbagai spesies dalam stase diagnostik. Sehingga mahasiswa mendapatkan pengalaman pemeriksaan diagnostik dan mitra mendapatkan hasil secara mendetail.

Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-17 Partnership for the Goal

Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *