FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA Ikuti ISAH x SEAOHUN Conference 2024

KABAR FIKKIA – Tiga mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi ikuti ajang konferensi internasional. Mahasiswa tersebut adalah Azhar Burhanuddin, Auliana Mash Arlinda, dan Deborah Michelle Imanuela dari angkatan 2021. Ajang temu ilmiah yang mereka ikuti adalah ISAH x SEAOHUN Conference 2024 yang bertempat di Shangri-La Hotel Chiang Mai, Thailand. Konverensi International Society for Animal Higiene, Southeast Asian One Health University Network bersama Faculty of Veterinary Medicine Chiang Mai University.

Angkat penelitian tentang animal welfare babi

Poster Presentation Tim FIKKIA UNAIR. Sumber: Penulis

Dalam kegiatan yang berlangsung dari Rabu (18/9/2024) hingga Jumat (20/9/2024) mereka mengikuti poster presentation. Penelitian dilakukan bersama tim dosen Kedokteran Hewan FIKKIA. Mereka mengangkat tentang efektivitas waktu istirahat sebelum penyembelihan ditinjau dari kadar malondialdehyde (MDA) dan kortisol dalam serum darah babi. Diketahui bahwa transportasi ternak merupakan salah satu penyebab stres pada ternak yang dapat mempengaruhi kesehatan ternak, kesejahteraan hewan, dan kualitas karkas. Indikator stres sebelum penyembelihan a ntara lain aktivitas radikal bebas yang menyebabkan stres oksidatif. Biomarker stres oksidatif dapat dilihat dari jumlah malondialdehyde (MDA) dan kadar kortisol dalam serum darah. Penelitian menggunakan sebanyak 18 ekor babi dibagi menjadi dua kelompok, yaitu babi dengan waktu istirahat 6-8 jam dan seekor waktu istirahat 12-24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat stres yang ditandai dengan penurunan tingkat stres MDA dan kortisol pada babi yang diistirahatkan selama 12-24 jam sebelum disembelih. Lebih lengkapnya, baca artikel berjudul The Effectiveness of Resting Time Before Slaughtering in Terms of Malondialdehyde (MDA) and Cortisol Levels in Landrace Pig Blood Serum.

Koneksi profesional dan informasi beasiswa luar negeri

Tiga mahasiswa di Chiang Mai University

Mengikuti kegiatan temu ilmiah internasional membuat mahasiswa dapat berkoneksi dengan jejaring baru. Tak hanya sesama mahasiswa saja, namun juga dosen universitas luar negeri. Hal tersebut membantu mahasiswa jika nanti ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di luar negeri. Pada beberapa negara tertentu, mahasiswa harus mendapatkan dosen pembimbing terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran kuliah maupun beasiswa. Dengan berinteraksi bersama akademisi dari luar negeri secara intens juga memberikan informasi beragam beasiswa yang dapat diakses. Oleh karena itu, mahasiswa tak hanya sebatas mendapatkan pengalaman dan jalan-jalan saja. Tak perlu khawatir, bagi mahasiswa yang berminat untuk berkegiatan di luar negeri dapat memanfaatkan akses bantuan dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam.

Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *