KABAR FIKKIA – Jurnal Medik Veteriner (JMV), jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga, kembali mencetak prestasi membanggakan. Berdasarkan surat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia nomor 1438/E5/DT.05.00/2024 tanggal 13 November 2024, JMV kini resmi terindeks SINTA 1, peringkat tertinggi dalam sistem pengindeksan nasional.
Secara internasional, JMV juga terus mengalami perkembangan. Setelah sebelumnya menjadi satu-satunya jurnal bidang Kedokteran Hewan di Indonesia yang berhasil menembus Scopus Q3, JMV kini tengah berproses menuju peringkat Scopus Q2. Pencapaian ini menunjukkan kualitas dan komitmen JMV dalam menyediakan publikasi ilmiah yang diakui secara global.
Chief Editor JMV, Faisal Fikri, drh., M.Si., menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi JMV adalah menjaga kontinuitas proses penerbitan di tengah dinamika jumlah peminat yang terus meningkat. “Kontrol artikel yang masuk diperketat, terutama karena maraknya splicing artikel dan penggunaan artificial intelligence. Selain itu, peningkatan citasi jurnal juga menjadi fokus pengembangan kami,” ungkap Faisal.
Lingkup Publikasi yang Relevan dan Mutakhir
JMV menentukan lingkup penelitian berdasarkan fokus dan ruang lingkup (focus and scope) yang telah ditetapkan, dengan seleksi ketat oleh tim editorial yang kompeten. Artikel yang dipublikasikan mencakup penelitian terbaru dalam bentuk original research, artikel ulasan (review article), dan laporan kasus (case report).
Sejak diluncurkan, JMV telah menerbitkan banyak artikel berkualitas.
“Total artikel yang dipublikasikan pada Volume 7 tahun 2024 adalah sebanyak 40 artikel, dengan masing-masing 20 artikel pada edisi April dan Oktober,” jelas Faisal.
Lingkup publikasi JMV mencakup berbagai bidang studi, seperti anatomi, patologi, kesehatan masyarakat veteriner, mikrobiologi, parasitologi, reproduksi, kesejahteraan hewan, pakan, satwa liar, hewan domestik, akupunktur, epidemiologi, forensik, dan biomolekuler.
Kualitas Tim Editorial dan Reviewer Internasional
Kesuksesan JMV tidak lepas dari sinergitas tim editorial dan peer reviewer yang berasal dari 5 benua. Reviewer dipilih berdasarkan kepakaran bidang yang sesuai dengan artikel yang masuk, dengan mempertimbangkan kecepatan dan ketepatan dalam proses tinjauan.
“Kerja sama pada tahun 2025 diarahkan secara dua arah, baik dalam negeri maupun luar negeri, melalui pengembangan jurnal, benchmarking, dan peningkatan sitasi,” tambah Faisal.
Salah satu rencana JMV adalah mempublikasikan laporan kasus satwa endemik Indonesia sebagai bagian dari kolaborasi dengan institusi internasional.
Dukungan Terhadap Visi UNAIR sebagai World Class University
JMV berkontribusi dalam mendukung visi UNAIR sebagai World Class University. Bagi Faisal, adanya jurnal menjadi wadah, sekaligus cara tepat untuk menjalin kerjasama akademis yang menjangkau banyak peneliti di seluruh dunia.
“Jurnal merupakan kendaraan untuk menjalin kerja sama dengan universitas di seluruh dunia, sesuai pengamalan tridarma perguruan tinggi. Ini menjadi daya dukung percepatan UNAIR menuju World Class University,” jelas Faisal.
Melalui pencapaian ini, JMV terus memperkuat posisinya sebagai jurnal ilmiah unggulan di bidang kedokteran hewan, menjadi wadah bagi para akademisi untuk menghasilkan dan menyebarluaskan pengetahuan yang bermanfaat secara global.
Penulis: Ryan Adi Taufiqurrahman
Editor: Avicena C. Nisa
