KABAR FIKKIA – Program Studi Akuakultur Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi telah mengadakan kegiatan CAC (Coastal Area Care) pada hari Sabtu, (07/12/2024) di Pantai Cemara Banyuwangi. Kegiatan CAC merupakan salah satu program kerja dari Departemen Sosling (Sosial dan Lingkungan) Himakua Akuakultur, yang diadakan setiap tahunnya dengan konsep yang berbeda. Kegiatan ini dilaksanakan oleh angkatan 2024 sebanyak 50 orang. Ada juga delegasi dari tiap angkatan 2021, 2022, 2023 sebanyak 5 orang per angkatan. Kegiatan ini dilakukan untuk memupuk kesadaran dan rasa kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Feonaldi Yanuar Prismatama, selaku ketua dari kegiatan CAC menjelaskan bahwa, “Dengan adanya program kerja ini, diharapkan mahasiswa dari setiap angkatan bisa antusias dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan dengan baik “
Adanya CAC turut menjalin kerjasama yang baik dengan pihak pantai cemara dengan Prodi Akuakultur. Sehingga nantinya apabila ada kegiatan serupa bisa berjalan dengan lancar. Kegiatan diawali dengan senam sagi, bersih – bersih bantai, dan dilanjutkan dengan penanaman pohon magrove.
Bersih Pantai dan Penanaman Mangrove
Mahasiswa disediakan trashbag hitam terlebih dahulu. Kemudian mahasiswa dibagi menjadi 7 kelompok untuk memudahkan bersih bersih pantai. 7 kelompok tersebut tersebar ke Pantai Cemara bagian utara, tengah dan selatan. Mahasiswa sangat antusias dalam kegiatan ini, mereka mengambil sampah sampah plastik yang ada di sekitar pantai cemara.

Setelah itu, melanjutkan penanaman pohon mangrove di Pantai Cemara sisi selatan. Mereka disediakan 1 pohon mangrove, tali rafia, dan bambu sebagai penyangga. Kriteria tempat penanaman pohon mangrove dipinggir sungai yang masih terdapat sedimen tanah. Mangrove memiliki banyak manfaat diantaranya menjaga ekosistem perairan, mencegah bencana alam, menyerap karbon, menstabilkan pantai dengan akar akarnya yang kuat dan kokoh, sebagai tempat habitat hewan dan ikan ikan kecil, dan juga mengurangi emisi gas rumah kaca serta masih banyak lagi manfaat pohon mangrove.
“Dengan mengikuti kegiatan CAC ini, saya sangat antusias dan senang sekali karena mendapatkan banyak ilmu mengenai mangrove dan manfaatnya bagi masyarakat sekitar, harapannya semoga tahun depan kegiatan ini dapat berjalan lagi dan rutin dilakukan setiap tahunnya” jelas Bagus Hidayatullah, salah satu perwakilan mahasiswa angkatan 2022 yang mengikuti kegiatan CAC.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-14 Life Below Water dan ke-15 Life on Land
Penulis: Elysa Dwi Silvana
Editor: Avicena C. Nisa
