FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Tim Peneliti FIKKIA UNAIR Temukan Hubungan Depresi dan Kenaikan Berat Badan pada Ibu Hamil

KABAR FIKKIA – Peneliti Prodi Kesehatan Masyarakat FIKKIA UNAIR, Susy Katikana Sebayang, SP., M.Sc.,Ph,D. bersama peneliti dari UCSI dan Universiti Kebangsaan Malaysia baru saja merilis temuan mereka di jurnal BMC Public Health. Penelitian tersebut mengungkap pengaruh kesehatan mental ibu hamil, khususnya depresi, berpengaruh pada kenaikan berat badan selama kehamilan (gestational weight gain/ GWG). Studi ini menyoroti pentingnya menjaga kesehatan psikologis sebagai bagian tak terpisahkan dari perawatan prenatal. 73 ibu hamil berusia 19–39 tahun dari sembilan klinik pemerintah di Kuala Lumpur ikut serta menjadi responden.

Memperhatikan Berat Badan Saat Kehamilan

Kenaikan berat badan yang tidak sesuai selama kehamilan bisa membawa risiko besar, baik bagi ibu maupun bayi. Kenaikan berat badan (GWG) yang terlalu tinggi berisiko memicu diabetes gestasional, komplikasi persalinan, hingga bayi lahir besar (macrosomia). Sebaliknya, GWG yang terlalu rendah dapat menyebabkan malnutrisi pada janin, terutama di negara-negara berpenghasilan menengah seperti Malaysia. Dengan prevalensi GWG berlebih dan kurang masing-masing mencapai 20–40%, penting bagi kita untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi kondisi ini.

Mengukur Faktor Mental dan Lingkungan

Data dikumpulkan mulai trimester kedua hingga persalinan untuk menganalisis beberapa faktor penting. Paparan sinar matahari diukur dengan dosimeter UVB yang dikenakan partisipan selama tiga hari, kemudian dianalisis menggunakan spektrofotometer di Universiti Kebangsaan Malaysia. Kesehatan mental partisipan dinilai melalui Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS-21).  Pengukuran tersebut memberikan gambaran tingkat depresi, kecemasan, dan stres dalam seminggu terakhir.

Tabel Faktor-faktor yang terkait dengan kenaikan berat badan kehamilan total (N = 73)

Kualitas tidur dievaluasi menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), yang mencakup tujuh aspek, seperti waktu yang dibutuhkan untuk tertidur dan durasi tidur. Kenaikan berat badan selama kehamilan (GWG) diperoleh dari catatan medis klinik dan dibandingkan dengan pedoman Institute of Medicine (2009) untuk menentukan apakah kenaikan berat badan ibu tergolong ideal, terlalu rendah, atau berlebihan.

Temuan Penting: Depresi dan Tidur Jadi Kunci

Penelitian ini mengungkap beberapa temuan penting terkait faktor-faktor yang memengaruhi kenaikan berat badan selama kehamilan (GWG). Depresi ditemukan memiliki dampak signifikan, di mana setiap peningkatan satu poin skor depresi berkaitan dengan tambahan 0,24 kg GWG. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi psikologis dapat memengaruhi pola makan dan aktivitas fisik ibu hamil.

Selain itu, kualitas tidur juga memainkan peran penting. Terutama latensi tidur atau waktu yang dibutuhkan untuk tertidur. Ibu hamil yang membutuhkan waktu lebih lama untuk tertidur, cenderung mengalami kenaikan berat badan lebih besar.

Sementara itu, meskipun tingkat paparan sinar matahari pada ibu hamil di Malaysia terbilang rendah, penelitian ini tidak menemukan hubungan langsung antara paparan sinar UVB dan GWG. Dalam hal distribusi, sebanyak 58% partisipan memiliki GWG yang ideal, sedangkan 30% mengalami kenaikan berat badan terlalu rendah, dan 12% lainnya terlalu tinggi.

Pentingnya Kesehatan Mental

Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kesehatan mental ibu hamil perlu menjadi prioritas dalam layanan kesehatan prenatal. Skrining depresi sebaiknya menjadi bagian rutin dari pemeriksaan kehamilan, terutama di daerah perkotaan seperti Kuala Lumpur. Terapi kognitif perilaku disebut sebagai salah satu solusi efektif untuk membantu ibu mengelola depresi.

Meskipun temuan ini menjanjikan, penelitian ini belum mencakup faktor-faktor seperti pola makan dan aktivitas fisik, yang juga berkontribusi pada GWG. Penelitian lanjutan diharapkan dapat mengeksplorasi lebih banyak aspek, termasuk dampak lingkungan dan kebiasaan harian ibu hamil.

Dengan memahami lebih dalam hubungan antara kesehatan mental, kualitas tidur, dan GWG, kita bisa menciptakan program intervensi yang lebih efektif untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan generasi masa depan.

Penulis : Ryan Adi Taufiqurrahman

Editor: Avicena C. Nisa

Baca Artikel lengkap di Exploring the relationship between sunlight exposure, psychological health, and gestational weight gain: a prospective observational study

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *