FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Mahasiswa FIKKIA UNAIR Bagikan Pengalaman Berharga sebagai Penerima Beasiswa VDMI

KABAR FIKKIA – Qurrotul Aini, mahasiswa Kedokteran Hewan Angkatan 2021 Fakultas Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga, berbagi kisah inspiratifnya sebagai penerima Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia (VDMI). Sejak 2022 tepatnya di semester tiga, ia berhasil lolos seleksi dan menjadi bagian dari VDMI. Pada sosialisasi beasiswa VDMI yang diadakan daring oleh Direktorat Kemahasiswaan Selasa (11/02/2025), Qurrotul membagikan pengalamannya.

Selain mendapatkan dukungan finansial, ia juga memperoleh banyak kesempatan pengembangan diri.

 “Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari VDMI. Beasiswa ini bukan hanya soal dana pendidikan, tapi juga pengalaman berharga yang membuka banyak pintu bagi saya,” ungkapnya.

Tantangan dalam Perjalanan Seleksi

Menurutnya seleksi VDMI cukup ketat, dimulai dari pengumpulan dokumen, penulisan esai, hingga wawancara. Menulis esai menjadi tantangan tersendiri karena harus menggambarkan kisah hidup dengan jujur dan menarik.

“Salah satu tantangan terbesar buatku adalah menulis esai. Kita harus bisa menyampaikan cerita hidup kita dengan jujur dan meyakinkan, tanpa dibuat-buat,” katanya.

Sesi wawancara juga menjadi tantangan tersendiri, di mana kepercayaan diri dan kejujuran sangat diperlukan. “Di sesi wawancara, aku berusaha tetap tenang dan percaya diri. Yang penting, kita jujur dan bisa menjelaskan alasan kita mendaftar beasiswa ini dengan baik,” tambahnya.

Tips dan Trik Lolos Beasiswa VDMI

Menurut Qurrotul, esai adalah bagian paling krusial dalam seleksi. Mahasiswa harus mampu menceritakan siapa diri mereka, kondisi ekonomi, alasan mendaftar, serta impian dan rencana masa depan. VDMI mencari mahasiswa dengan visi yang jelas, bukan sekadar yang memiliki keterbatasan finansial. Bahasa yang lugas dan inspiratif juga penting agar esai tetap menarik.

Selain itu, wawancara juga perlu persiapan matang. Qurrotul menyarankan agar peserta memahami isi esai mereka, berlatih menjawab pertanyaan, dan menjaga sikap saat berbicara. “Jangan menghafal jawaban, tapi pahami esaimu dan ceritakan dengan alami,” pesannya.

Bagi Qurrotul, VDMI bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga wadah pengembangan diri. “Melalui VDMI aku mendapat banyak kesempatan, mulai dari networking dengan teman-teman dari berbagai daerah, peningkatan kapasitas diri, hingga pelatihan soft skills seperti psikologi series, writing series, dan English series,” jelasnya.

Ia pun mengajak mahasiswa lain untuk mencoba. Mengambil setiap kesempatan dan jangan takut mencoba. Seleksi beasiswa VDMI menjadi pengalaman berharga untuk qurrotul Bagi mahasiswa angkatan 2024 yang berminat, pendaftaran dilakukan secara online melalui vas.vdms-scholarship.org/ers dari 10 Februari hingga 10 Maret 2025. Informasi lebih lanjut bisa diakses di situs resmi VDMI vandeventermaas.or.id

Penulis: Ryan Adi Taufiqurrahman

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *