FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Mahasiswa Kesmas FIKKIA Kunjungi Industri Pangan Berbasis Perikanan

KABAR FIKKIA – Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi melakukan kunjungan lapangan ke PT. Istana Cipta Sembada. Perusahaan tersebut merupakan industri pangan hewani yang bergerak dalam pembekuan di bidang perikanan, khususnya ekspor udang beku dan octopus yang telah berdiri sejak 1987 dengan pasar terbesarnya adalah Jepang. Kunjungan yang dilaksanakan pada Selasa (20/5/2025) tersebut memberikan gambaran realitas bagi mahasiswa tentang standar keamanan pangan dan teknologi pangan yang ada dalam perusahaan tersebut.

Perkuliahan Lapangan Mata Kuliah Minat Gizi

Kunjungan tersebut juga merupakan bagian dari perkuliahan lapangan Mata Kuliah Keamanan Pangan dan Teknologi Pangan Gizi. Terdapat 9 mahasiswa dari minat gizi yang mengikuti kunjungan tersebut. Mereka mempelajari standar keamanan pangan yang diterapkan di perusahaan. Mulai dari Hazard Analysis and Critical Control Points (HACPP), Quality Assurance, serta Quality Control yang diterapkan. Selain itu, mahasiswa juga mempelajari proses produksi yang dilakukan serta mengidentifikasi teknologi pangan yang digunakan dalam operasional perusahaan tersebut.

Pelajari Keamanan Pangan

Mahasiswa Kesmas FIKKIA Kunjungi Industri Pangan Berbasis Perikanan

Ditemani HRD PT. Istana Cipta Sembada Bapak Prima, kegiatan diawali dengan penyampaian singkat tentang informasi umum perusahaan dan standar keamanan pangan yang telah berjalan dalam perusahaan. Untuk standar keamanan pangan, perusahaan sudah menerapkan ISO 22000, menerapkan sistem HACCP, tersertifikasi HALAL, dan BPOM . HACCP merupakan sistem manajemen pencegahan bahaya dalam proses produksi. ISO 22000 mencakup HACCP sebagai sistem keamanan pangan yang lebih luas.

Setelah itu, mahasiswa juga turut mengelilingi pabrik untuk melihat proses produksi secara langsung. Dalam proses produksi, pembekuan dilakukan dengan menggunakan tiga metode yaitu IQF (Individual Quick Freezing), ABF (Air Blast Freezing), dan CPR (Contact Plate Freezer). [1] Melalui teknologi pembekuan membuat masa simpan dapat bertahan lama sehingga memungkin untuk dilakukannya ekspor ke luar negeri. Produk udang dan octopus bertahan lama bukan karena tambahan bahan pengawet, namun penggunaan teknologi pengolahan.

Dari kunjungan lapangan, mahasiswa dapat secara langsung menganalisis standar keamanan pangan dan teknologi pengolahan makanan yang ada di perusahaan tersebut. Selain itu, juga diharapkan terjalinnya kerjasama antara PT. Istana Cipta Sembada dengan FIKKIA untuk peningkatkan kualitas mahasiswa.

Penulis: Ira Yuni

Editor: Tasya Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *