FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

PDHI Jatim VII Gandeng Mahasiswa FIKKIA dalam Baksos Steril Kucing di Jember

KABAR FIKKIA – Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Timur VII menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Steril Kucing Gratis yang berlokasi di SMA Muhammadiyah 3 Jember pada hari Sabtu (14/6/2025). Baksos steril kucing dilakukan sebagai pengendalian dan penigkatan kesejahteraan hewan. Penanganan dilaksanakan oleh dokter hewan dan tenaga medis veteriner handal. Mendukung proses belajar sekaligus praktik penanganan, terdapat delapan mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA UNAIR yang hadir sebagai volunteer.

80 ekor kucing yang berhasil disteril. Tim medis veteriner melakukan kastrasi dengan pengangkatan dua testis kucing jantan. Sedangkan kucing betina menjalani operasi ovariohisterektomi (OH) pada organ uterus hingga ovarium

Proses steril betina. Foto: Istimewa

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pengendalian populasi kucing liar yang kian hari semakin meningkat secara invasive. Terutama di kawasan perkotaan seperti Jember. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sterilisasi demi kesehatan hewan dan lingkungan sekitar.

Pengalaman Praktik yang Berharga

Mahasiswa FIKKIA yang terlibat mengaku mendapat banyak pengalaman baru. Terutama dalam penanganan kucing dan managemen tindakan. Sukarelawan mahasiswa bertugas membatu dalam registrasi pasien, operasional teknis, pemeriksaan suhu dan berat badan badan, hingga dipercaya menjadi asisten dalam proses operasi.

Salah satunya, Sabrina Najla (KH 23), salah satu volunteer menyampaikan bahwa ini adalah kali pertamanya terlibat langsung dalam proses bedah.

“Acara seperti ini sangat excited, karena dapat menambah ilmu klinik. Secara teori saya belum mendapatkan materi itu karena masih semester 4. Menjadi asisten dokter hewan dari awal persiapan hingga pasca operasi membuat saya banyak belajar” ujarnya.

Tidak hanya belajar praktik teknis, para mahasiswa juga berkesempatan berdiskusi dengan dokter hewan yang merupakan alumni FIKKIA. Mereka bertukar pengalaman seputar praktik lapangan, prosedur steril yang aman, serta etika profesi dalam penanganan hewan. Kolaborasi diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari pendidikan kedokteran hewan yang aplikatif dan berkelanjutan.

Mahasiswa foto bersama tenaga medis veteriner yang terlibat bakti sosial steril kucing. Foto: Istimewa

Bagi masyarakat, kegiatan bakti sosial kastrasi kucing amat sangat membantu dalam hal keuangan. Mengingat harga steril yang cukup tinggi. Saiful warga asal Sumbersari sangat terbantu. Ia juga mendapat edukasi mengenai kesejahteraan kucing, mengingat usia kucingnya sudah tua.

“karena sudah tua umur kucing saya dan ingin mengurangi jumlah kucing di rumah, steril adalah jalan terbaik. Dengan bantuan dari mahasiswa juga kegiatan ini akhirnya bisa lebih efisien”. Terangnya saat ditemui kontributor FIKKIA NEWS

Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-15 Life on Land, dan ke-17 Partnerships for the Goals

Penulis: Hanifa Khansa Khairunnisa

Editor: Avicena C. Nisa

(1) Comment

  • IT Telkom July 7, 2025 @ 6:32 am

    Apakah PDHI Jatim VII dan FIKKIA UNAIR akan melanjutkan program sterilisasi ini di kota-kota lain untuk membantu pengendalian populasi kucing liar secara regional?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *