KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FIKKIA UNAIR) kembali menghadirkan kegiatan edukatif melalui webinar bertajuk SIGAP: Sinergi Ilmu untuk Generasi Adaptif dan Produktif. Webinar diselenggarakan atas kolaborasi pengajar FIKKIA, FISIP, dan FK UNAIR yang membahas peluang karir professional di masing masing bidang keilmuan. Banyak mahasiswa dan civitas akademik yang tertarik berdiskusi pada Jumat, (20/06/2025). Mengingat diskusi dilakukan langsung oleh dosen dari berbagai disiplin ilmu di Universitas Airlangga.
Adaptif Menghadapi Masalah Kesehatan Global
Salah satu narasumber yang mencuri perhatian adalah Bagas Abdillah, S.KM., M.Sc. Beliau merupakan dosen Kesehatan Masyarakat FIKKIA UNAIR. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya mahasiswa memiliki kemampuan yang tidak hanya terbatas pada ranah akademiknya saat ini., Mahasiswa dituntut menguasai kompetensi praktis yang adaptif dengan tantangan zaman, khususnya di bidang kesehatan masyarakat. Selain itu, kemampuan dasar seperti manajemen keuangan, kepemimpinan, dan berpikir sistem untuk menghadapi kompleksitas permasalahan kesehatan global.
“Seorang sarjana kesehatan masyarakat harus mampu membaca situasi dengan tajam, merancang kebijakan berbasis data, dan berkomunikasi dengan efektif kepada masyarakat dari berbagai latar budaya.” jelas Bagas kepada 85 audiens yang hadir.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kompetensi tersebut akan menjadi bekal penting dalam memasuki dunia kerja. Oleh karenanya, mahasiswa harus mulai mempersiapkan diri menjadi professional.
“Tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap menghadapi dinamika lapangan. Salah satunya adalah dengan mengintegrasikan ilmu kesehatan masyarakat dengan isu kesehatan tropis yang marak di Indonesia,” tambahnya.
Webinar SIGAP ini juga turut menghadirkan narasumber dari lintas fakultas, antara lain dosen Ilmu Politik, Akuakultur, hingga kedokteran klinis. Tujuannya adalah mendorong kolaborasi lintas keilmuan untuk memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan kerja ke depan.
Di penghujung acara, harapan besar disampaikan oleh penyelenggara agar webinar ini dapat menjadi titik awal bagi mahasiswa FIKKIA untuk menjadi generasi yang adaptif, produktif, dan siap bersaing secara profesional. Dengan adanya sinergi lintas keilmuan, diharapkan mahasiswa mampu memperluas wawasan, memperdalam kompetensi, dan membuka lebih banyak peluang karier setelah lulus.
“Ilmu yang sinergis, kesiapan yang strategis – itulah bekal mahasiswa FIKKIA menghadapi masa depan,” tutup panitia dengan penuh optimisme.
Penulis: Ibnu Sadidan Fil Iman
Editor: Avicena C. Nisa
