FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA Unair Gali Ilmu Lapangan di RSHP POLRI PRESISI Ditpolsatwa

KABAR FIKKIA – Magang merupakan momentum untuk menjejak dunia kerja. Di tempat magang teori yang dipelajari di perkuliahan diimplementasikan lewat praktik langsung. Ketika libur semester, mahasiswa kedokteran hewan FIKKIA UNAIR beramai ramai mengajukan proposal magang yang bisa dari HIMA maupun IMAKAHI. Salah satu tempat magang yang sangat diminati oleh adalah RSH Polri Presisi Ditpolsatwa Depok. Terdapat 9 mahasiswa kedokteran hewan yang berkesempatan belajar di unit kuda, K9 polisi, dan hewan kesayangan pada 30 juni sampai dengan 14 juli 2025.

“ Saya ingin belajar mengenai tatacara handling k9 dan mengetahui apa saja suplemen yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan stamina anjing pelacak ini” Ujar Nafisa Nur (KH 24), salah satu peserta magang.

Nafisa merupakan ketua pelaksana program magang IMAKAHI 2025 yang menggandeng puluhan instansi magang. Nafisa tidak hanya aktif  berpartisipasi tetapi menunjukkan sikap kepemimpinannya yang mengayomi, menjadi penghubung antara mahasiswa, dokter hewan dan tenaga medis.

Dari Brongsong Hingga Bedding Kuda

Di RSH Polri Presisi ini banyak sekali kasus atau kegiatan magang yang menarik dilakukan. Seperti pada bagian Turangga atau kuda polisi, mahasiswa diajarkan penanganan kuda. Mulai teknik handling saat pengobatan, pemasangan brongsong yang benar, serta pemberian injeksi baik intravena (IV) maupun intramuskular (IM). Selain itu, mereka mempelajari manajemen pangan dan kandang. Termasuk takaran pakan berdasarkan berat badan dan jam pemberian yang disesuaikan dengan ritme hidup kuda. Bahkan bedding yang digunakan dengan ketebalan lebih dari 20 cm dari serbuk kayu kasar diulas sebagai bagian penting dalam menjaga kenyamanan dan kesehatan kuda.

Pemasangan bedding kuda. Sumber: Istimewa

Dari Kucing dan Anjing Hingga X-Ray dan Farmakologi

Di bagian hewan kesayangan dan K9, mahasiswa mendapat kesempatan untuk mempelajari prosedur X-Ray.  Teknik abdominocentesis, interpretasi hasil medis, tata cara mengnganti perban, penggunaan laser, serta farmakologi terkait obat-obatan topikal dan sistemik. Mereka juga belajar melakukan rekam medis, merawat pasca operasi, dan mengenali manajemen kesehatan hewan secara langsung. Bahkan ada sesi diskusi mendalam dan tak jarang untuk melakukan kuliah bersama dokter piket yang memperkuat pemahaman teori yang telah dipelajari di kampus.

Pengalaman yang Mengubah Wawasan

“Selama magang saya mendapatkan ilmu dan pengalaman yang membuat skill performa saya meningkat,  dan kebetulan juga di RSH Polri Presisi banyak diajarkan Manajemen kesehatan khususnya pada hewan kucing, anjing dan kuda yang membuat saya terfokus dalam imvet yang saya ikuti di kampus’’ ungkap Nafisa 

Pengobatan harian pada kaki kuda. Sumber: Istimewa

Dengan fasilitas yang lengkap dan kasus medis yang beragam, RSH Polri Presisi menjadi tempat yang cocok bagi mahasiswa kedokteran hewan untuk belajar dan berkembang. Mahasiswa mendapatkan bekal ilmu yang sangat bermanfaat dari kasus kasus medis yang ada. Mereka berdiskusi intensif dengan para dokter dan paramedis, dan semangat kolaboratif yang tak ternilai. Magang ini bukan sekadar pengalaman ini adalah investasi kompetensi di masa depan. Bagi para mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA yang berminat magang disini disemester berikutnya dapat menyiapkan proposal melalui HIMA atau mengikuti informasi program nasional yang diadakan oleh IMAKAHI.

Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-15 Life on Land, dan ke-17 Partnerships for the Goals

Penulis: Amalia Sofi Ramadanti

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *