FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

FIKKIA Banyuwangi Gelar Rapat Koordinasi Reakreditasi Bersama SDM UNAIR

KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi mendapatkan dukungan Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM) Universitas Airlangga dalam proses reakreditasi. Terutama bagi Program Studi Kedokteran dan Profesi Kedokteran Hewan FIKKIA yang akan segera menjalani proses itu. Agenda tersebut tersaji dalam Rapat Koordinasi Tim  Reakreditasi yang berlangsung Jumat (18/7/2025) di Aula Kampus Mojo FIKKIA Banyuwangi. Kegiatan juga menjadi langkah awal penguatan strategi dalam rangka reakreditasi kedua program studi tersebut.

Pengarahan Direktur SDM pada seluruh Dosen Kedokteran Hewan dan tenaga kependidikan pendukung. Sumber: Istimewa

Rapat yang mendiskusikan isu strategis pemenuhan standar akreditasi tentang sumber daya manusia itu juga dihadiri oleh beberapa pimpinan. Turut hadir Dr. Rahadian Indarto Susilo, dr. Sp.BS(K). (Wakil Dekan Bidang Akdemik FIKKIA), Dr. Mufasirin, drh., M.Si. (Wakil Dekan Bidang Non Akademik FIKKIA), dan Prof. Dr. Endang Dewi Masithah, Ir., M.P. (Direktur SDM UNAIR). Dengan peserta kegiatan yaitu dosen dari Program Studi S1 Kedokteran, S1 Kedokteran Hewan, dan Pendidikan Profesi Dokter Hewan FIKKIA UNAIR Banyuwangi.

Dorong Pengembangan SDM

Direktur SDM Prof. Dr. Endang Dewi Masithah, Ir., M.P. menekankan bahwa pengawalan proses reakreditasi harus melampaui aspek administratif semata. Ia menyatakan pentingnya menghadirkan narasi substansial yang tidak hanya menggambarkan capaian, tetapi juga mencerminkan kondisi nyata, tantangan, serta arah strategis pengembangan program studi ke depan. Hal ini menjadi penting untuk menunjukkan konsistensi antara dokumen akreditasi dan implementasi di lapangan. Salah satu aspek krusial yang mendapat sorotan adalah perencanaan dan pemenuhan Beban Kerja Dosen (BKD). Sebagai indikator kinerja utama dalam akreditasi, BKD harus dirancang secara proporsional dan selaras dengan kebutuhan akademik serta pengembangan institusi. Dalam rapat, juga dibahas penyusunan roadmap pengembangan SDM jangka panjang, perencanaan kebutuhan dosen berdasarkan kualifikasi dan jumlah ideal, hingga penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi yang lebih adaptif dan berbasis data.

Tak kalah penting, penataan tanggung jawab antar unit menjadi fokus diskusi. Direktorat SDM mendorong penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mendukung proses analisis kebutuhan dosen secara berkala dan sistematis, guna memastikan ketersediaan sumber daya yang optimal di tiap program studi. Selain dosen, tata kelola tenaga kependidikan (tendik) juga menjadi bagian integral dari penguatan SDM. Pengembangan kompetensi tendik didorong berbasis analisis jabatan secara menyeluruh, sehingga pelatihan dan pengembangan karier yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan institusi dan potensi individu. Pemerataan kesempatan pelatihan juga ditekankan sebagai langkah untuk menciptakan keadilan pengembangan kapasitas antar pegawai.

Melalui rapat tersebut, FIKKIA dan Direktorat SDM UNAIR menunjukkan keseriusan dalam memperkuat tata kelola SDM yang strategis, terencana, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi pondasi penting dalam mensukseskan proses reakreditasi, serta menciptakan iklim akademik dan kelembagaan yang adaptif dan berorientasi mutu.

Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *