FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Pendaftaran FIKKIA RUN 7K 2025 Dibuka, Ayo Siapkan Dirimu

KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam Universitas Airlangga, bersiap Kembali menggelar event lari FIKKIA RUN 7K 2025 pada Oktober mendatang. Mengusung tema “In Omnia Paratus” yang berarti siap untuk apapun, FIKKIA mengajak seluruh civitas akademik dan seluruh lapisan masyarakat Banyuwangi ikut serta. Situs resmi event lariku.info telah merilis tanggal pelaksanaan FIKKIA RUN pada 12 Oktober 2025 dengan kategori road run. Pendaftaran presale dibuka tanggal 20-31 Juli 2025 dengan harga terjangkau bagi pelajar dan umum, seterusnya mulai Agustus untuk pendaftaran lebih lanjut. Panitia menyediakan dua tipe podium, untuk kategori pelajar (putra/ putri) dan umum (putra/ putri) yang masing masing memperebutkan juara 1, 2, dan 3.

Pendaftran di qitir.com

Peringatan Dies Natalis UNAIR

Ketua panitia Lukman Dwi Febrianto, S.Pd menyampaikan, hadirnya kembali FIKKIA RUN bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan olahraga. Giat lari ini juga menjadi dimulainya rangkaian acara peringatan 71 tahun UNAIR sekaligus 11 tahun UNAIR di Banyuwangi.

“Lari belakangan ini menjadi olahraga yang sedang populer. Selain murah, peserta juga bisa menikmati landmark pusat Kota Banyuwangi. Menjadi FOMO tidak masalah, kalo tujuannya sehat.” ujar Lukman saat diwawancara

Ia optimis FIKKIA RUN 7K 2025 akan menarik partisipasi pelari. Tidak hanya dari Banyuwangi saja, tapi kota lain di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, event ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan konsep travel medicine pada masyarakat. Terutama daya tarik wisatawan yang datang ke Banyuwangi.

“Banyuwangi menjadi kota wisata alam eksotis yang tidak ada habisnya untuk dieksplor. Kita tahu, event balap sepeda internasional sekelas Tour de Ijen telah rutin dilaksanakan tiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten. Kami harap, FIKKIA menjadi pelopor lomba lari di Banyuwangi yang selalu dinantikan para pelari.” tuturnya.

Persiapan Menuju FIKKIA RUN 7K

Tak jauh berbeda dengan tahun lalu, panitia memilih jalan perkotaan sebagai medan lari. Melewati landscape pertokoan kota, Masjid Raya Baiturrahman, dan Taman Sritanjung. Hingga saat ini Lukman dan timnya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak demi kelancaran kegiatan. Bahkan dosen dosen prodi kedokteran yang merupakan dokter spesialis turut dilibatkan untuk penanganan medis di beberapa titik.

Adapun FIKKIA juga menggandeng Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) untuk membantu penjurian untuk menentukan juara di tiap kategorinya.

Lukman mengajak peserta mulai mempersiapkan diri dengan latihan fisik dari sekarang. Mulai dari pemanasan, memperhatikan asupan gizi, istirahat yang cukup, hingga menyiapkan mental dan semangat.
“Ada elevasi yang lebih menantang dari tahun sebelumnya. Kami menyiapkan cut of time 100 menit.” Tambahnya

FIKKIA juga membuka peluang bagi pengusaha UMKM maupun sponsorship yang ingin berpartisipasi. Kampus membuka tenant yang diperuntukan bagi pelaku usaha kuliner, cenderamata, maupun produk kreatif lainnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui info lebih lanjut seputar FIKKIA RUN dapat menghubungi narahubung panitia yang telah disediakan.

Penulis: Avicena C. Nisa
Editor: Tasya Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *