KABAR FIKKIA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kegiatan Safari Kampus 2025 bersama pengurus BEM Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam di Banyuwangi. Wakil Presiden BEM FIKKIA Nikita (Kesmas 22) menyambut hangat rombongan Presiden BEM UNAIR Anggun Zifa Anindia (FISIKA 21) Sabtu (4/10/2025) di Aula Kampus Mojo. Safari Kampus memperkuat hubungan antar mahasiswa lintas fakultas serta menghimpun aspirasi secara menyeluruh.

Pertemuan tersebut menjadi forum aspiratif yang mempertemukan 100 mahasiswa yang terdiri dari BEM UNAIR dengan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA), Badan Semi Otonom (BSO) dan Komikat di FIKKIA UNAIR Banyuwangi guna memastikan setiap suara mahasiswa dapat terdengar, dikaji dan ditindaklanjuti secara sistematis.
Ketua Pelaksana Safari Kampus 2025, Verdi Yudha (SEJARAH 24) menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk menyuarakan kebutuhan mahasiswa.
“Kita berharap lahir gagasan-gagasan baru yang mampu memperkuat organisasi mahasiswa di Universitas Airlangga”, ujarnya.
Mahasiswa memanfaatkan forum ini untuk menyampaikan beragam isu strategis yang menyangkut kebijakan akademik, kinerja dosen dan tendik, fasilitas belajar, kegiatan organisasi, serta dinamika kehidupan kampus.
Focus Group Discussion (FGD) besar berlangasung kooperatif di 45 menit berjalan. Anggun menyatakan aspirasi yang telah disampaikan akan dilanjutkan dalam agenda duduk bareng rektoran selanjutnya.
“Harapannya, keresahan yang sedang dialami selesai ditahun ini.” Ujar Anggun
Dari pertemuan tersebut, diketahui BEM UNAIR telah memfasilitasi kotak aduan di layanan advokasi website BEM. Semua mahasiswa dan ORMAWA dapat menyampaikan aspirasinya berdasarkan data yang ada.
FGD berlanjut pada kelompok kecil selama 30 menit. Mahasiswa berkolompok berdasarkan berdasarkan bidang kerja di fakultas maupun UNAIR. Mereka membahas permasalahan secara spesifik, sekaligus berbagi pengalaman organisasi.
“Diharapkan kegiatan safari campus menjadi program kerja berkelanjutan bem unair, sebagai bentuk jembatan penyampaian aspirasi mahasiswa FIKKIA. Terutama kampus yang terpisah dari pusat, seperti Kampus Banyuwangi, Gresik dan Lamongan,” ungkap mahasiswa Aulia Zahra (KESMAS 24).
Dengan terselenggaranya Safari Kampus 2025, diharapkan program ini dapat menjadi agenda berkelanjutan BEM UNAIR yang berfungsi sebagai jembatan penyampaian aspirasi seluruh mahasiswa, baik ORMAWA, BSO, maupun UKM. Melalui forum pula, diharapkan seluruh masukan dapat ditindaklanjuti secara nyata.
Penulis: Nirmala Sagita
Editor: Avicena C. Nisa
