FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Lomba Masak Warnai FIKKIA Mengajar 2025

KABAR FIKKIA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga sukses menggelar kegiatan FIKKIA Mengajar 2025. Puncak acara yang dilaksanakan pada Sabtu, (04/10/2025), di Graha Disabilitas Dinas Sosial Banyuwangi dengan mengusung tema “Satu Langkah Sehat untuk Seribu Kebaikan,”. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap penyandang disabilitas melalui pembelajaran kesehatan yang inklusif dan menyenangkan.

Acara diikuti oleh 20 peserta yang didampingi oleh guru pendamping dari Graha Disabilitas. Dalam kegiatan ini, mahasiswa FIKKIA berperan sebagai fasilitator sekaligus mitra belajar, menciptakan suasana pembelajaran yang setara dan saling menghargai.

Rangkaian kegiatan puncak diisi dengan lomba memasak sehat, yang merupakan implementasi dari materi gizi seimbang yang sebelumnya telah diperkenalkan oleh mahasiswa. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan berkreasi menyusun menu sederhana dengan prinsip gizi seimbang. Proses memasak berlangsung meriah dan penuh antusiasme, diiringi tawa dan semangat kolaboratif antara mahasiswa dan peserta.

Games pedoman isi piringku. Sumber: Istimewa

Penilaian dilakukan oleh perwakilan mahasiswa, guru pendamping, dan pihak Dinas Sosial. Setelah melalui proses penjurian, diumumkan kelompok terbaik yang berhasil menyajikan menu paling kreatif dan bergizi. Suasana keceriaan semakin terasa ketika seluruh peserta mendapatkan hadiah apresiasi atas partisipasinya.

Ketua pelaksana kegiatan, Sheema Hunafa Qudsi (KESMAS 24), menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada transfer ilmu, tetapi juga pada nilai kebersamaan dan pemberdayaan.

“Kami ingin membangun ruang belajar yang ramah dan setara, di mana setiap orang bisa berpartisipasi aktif tanpa batasan kemampuan,” ujarnya.

Pendekatan pembelajaran dalam kegiatan ini dirancang secara inklusif. Untuk peserta tunanetra, mahasiswa menggunakan metode perabaan agar mereka dapat mengenal bahan makanan yang digunakan.

Sementara bagi peserta tunarungu, penyampaian dilakukan dengan bantuan visual, gambar, tulisan, dan penerjemah bahasa isyarat dari Dinas Sosial.

Salah satu peserta Rendi, turut menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan lomba memasak.

“Saya senang bisa ikut kegiatan FIKKIA Mengajar. Selain dapat ilmu baru tentang hidup sehat, saya juga bisa mengenal teman-teman mahasiswa dari Universitas Airlangga. Pengalamannya sangat berkesan dan bermanfaat,” ujarnya dengan penuh semangat.

Penyerahan hadiah dan donasi kepada perserta. Sumber: Istimewa

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan donasi dan kenang-kenangan dari mahasiswa kepada Graha Disabilitas. Pengabdian masyarakat menjadi bukti BEM FIKKIA UNAIR berhasil menghadirkan pembelajaran bermakna yang menumbuhkan empati, kebersamaan, dan harapan baru bagi semua yang terlibat.

Penulis: Zahwa Yasmina Fajri

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *