FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Delegasi Kesmas FIKKIA di Global Youth Innovation Summit 11

KABAR FIKKIA – Peran generasi muda sangat penting dalam mencapai kesepakatan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui inovasi dan komitmen yang berkelanjutan. Generasi muda berkontribusi nyata terhadap tantangan pembangunan global yang semakin kompleks. Putri Erlina Aulia Sasdi (KESMAS 23) FIKKIA terpilih menjadi bagian dari 37 delegasi Indonesia yang mengikuti program bergengsi Global Youth Innovation Summit (GYIS) #11. GYIS diselenggarakan oleh Pemuda Mendunia yang bertujuan membangun wawasan global pelajar dan mahasiswa. Selama tiga hari kedepan (13-16/10/2025) peserta belajar dan melakukan diskusi lintas budaya serta berkesempatan memperluas jejaring internasional.

Kunjungan ke NTU dan Universiti Malaya

Rangkaian kegiatan GYIS diawali dengan kunjungan ke Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Para delegasi berkesempatan menjelajahi lingkungan kampus sekaligus mengenal lebih dekat atmosfer akademik kampus terbaik 12 dunia . Peserta berdialog ringan dengan mahasiswa NTU untuk mendapatkan gambaran mengenai kehidupan akademik dan  inovasi pendidikan di universitas tersebut.

Kunjungan ke Universiti Malaya. Sumber: Istimewa

Memasuki hari berikutnya, delegasi melanjutkan perjalanan ke Universiti Malaya (UM) Malaysia. Mahasiswa diajak menjelajah sejarah universitas tertua di Malaysia melalui kunjungan ke Museum of Asian Art and Art Gallery. Ragam karya seni Asia, termasuk koleksi lukisan karya seniman Yoshisuke Funasaka menjadi koleksi museum tersebut. Kunjungan ke NTU dan Universiti Malaya memberikan pengalaman budaya serta memperluas wawasan karya seni sebagai identitas Asia.

Presentasi Proyek di IIUM Malaysia

Kegiatan inti GYIS digelar di International Islamic University Malaysia (IIUM). Para delegasi mempresentasikan proyek inovatif mereka di hadapan Mr. Ahmad Ali Karim, Youth Coordinator of Sejahtera Centre for Sustainability and Humanity (SC4SH) – IIUM. Berbagai proyek yang diangkat mencakup isu-isu penting seperti pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan kewirausahaan, dengan tujuan mendukung praktik keberlanjutan untuk membangun masyarakat yang lebih sehat dan inklusif.

Erlina tergabung dalam tim Rise and Flow, yang berfokus pada isu menstrual hygiene di bidang kesehatan. Tim ini mengembangkan proyek berupa aplikasi terintegrasi dengan perangkat wearable seperti smart ring dan smart band untuk memantau serta memfasilitasi pengelolaan kesehatan menstruasi. Inovasi ini dirancang untuk memberikan solusi praktis yang berpotensi meningkatkan kualitas hidup perempuan di skala global.

Raih Juara 1 SDGs Project Video dan Most Contributive Delegate

Melalui ide yang kreatif dan eksekusi yang solid, tim Rise and Flow berhasil meraih Juara 1 SDGs Project Video berkat penyampaian pesan yang kuat serta visual yang menarik. Penghargaan ini diberikan kepada tim dengan karya video paling inspiratif dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.

Tak hanya itu, Erlina juga berhasil meraih penghargaan 1st Most Contributive Delegate, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi aktif, inisiatif, serta semangat kolaboratifnya selama kegiatan berlangsung. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi bagi Erlina untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam isu-isu global di masa mendatang.

Penyerahan sertifikat Juara 1 SDGs Project Video. Sumber: Istimewa

Keterlibatan delegasi Indonesia dalam Global Youth Innovation Summit menjadi bukti nyata bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjawab tantangan global. Menumbuhkan semangat terus berkontribusi dan menginspirasi perubahan di lingkungannya. Dari Singapura dan Malaysia, setiap langkah pemuda menjadi simbol kolaborasi, inovasi, dan harapan menuju masa depan yang berkelanjutan.

Penulis: Putri Erlina Aulia Sasdi

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *