KABAR FIKKIA – Mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA Universitas Airlangga kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional dengan menjadi salah satu delegasi dalam VISI Nasional: Vet Student Camp 2025. Kegiatan diselenggarakan 25-26 Oktober 20025 oleh Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI). Tahun ini Universitas Hasanuddin Makassar menjadi tuan rumah terselenggaranya VISI.
Nafisa Nur Hanifa (KH 24) bergabung bersama puluhan mahasiswa Kedokteran Hewan IPB University, UGM, UB, Universitas Syiah Kuala, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Airlangga. Agenda tahunan ini bertujuan meningkatkan kapasitas soft skill, profesionalisme, dan integritas mahasiswa untuk menjadi dokter hewan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global nantinya.
Hari Pertama Pembekalan Ilmu dan Diskusi Kritis
Hari pertama bertajuk Road to VISI disampaikan oleh Dr. drh. Muhammad Munawaroh, M.M. Ketua Umum PB PDHI itu membahas isu strategis terkait akselerasi penyebaran penyakit zoonosis dan pendekatan One Health.
Dilanjutkan dengan sesi Becoming a Whole Vet oleh Drh. Nurmayanti, yang mengajak peserta untuk memahami pentingnya keseimbangan antara keilmuan, empati, dan etika profesional dalam praktik veteriner. Materi berikutnya ada Veterinary Youth Leadership oleh Drh. Suhartono, membahas pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan tanggung jawab sosial dan kesejahteraan hewan. Sementara itu, sesi Critical Thinking Membangun Pola Pikir Kritis dan Solutif oleh Drh. Rian Hari Suharto, M.Sc., mengajak peserta untuk mampu mengambil keputusan etis di tengah dilema sosial yang sering dihadapi di lapangan.
Selain pemaparan materi, Dalam sesi FGD, peserta berdiskusi aktif mengenai mosi “Penerapan Kurikulum Berbasis Skill dan Kepemimpinan Lebih Penting daripada Pemaksimalan Ilmu Klinis” serta studi kasus seperti penolakan vaksin rabies dan penggunaan antibiotik massal pada peternakan ayam, Nafisa turut memaparkan pandangannya secara kritis, menekankan pentingnya pendekatan edukatif dan kepemimpinan
Kolaborasi dan Simulasi Kepemimpinan
Hari kedua mahasiswa melaksanakan outbound di Villa Wisata Bukit Harapan, Bujjulu, Makassar. Kegiatan berfokus pada kerja sama tim, komunikasi efektif, dan simulasi kepemimpinan. Kegiatan ini dirancang untuk mengasah kemampuan interpersonal peserta dalam situasi tanpa struktur kepemimpinan formal.
Seluruh delegasi kemudian mengikuti FGD besar untuk merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan profesi dokter hewan di Indonesia. Diskusi ini mengintegrasikan tiga pilar utama yang telah dipelajari di hari pertama: Whole Vet, Leadership, dan Critical Thinking. Hasil dari FGD ini diharapkan menjadi rekomendasi strategis bagi pengembangan kurikulum dan kebijakan profesi kedokteran hewan di masa depan.

“VISI Nasional 2025 tidak hanya memperluas wawasan kami, tetapi juga mempererat jejaring mahasiswa kedokteran hewan seluruh Indonesia,” ujar Nafisa, salah satu delegasi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman dan ilmu baru dalam memahami peran dokter hewan sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan hewan dan manusia.
Melalui keterlibatan aktif dalam VISI Nasional, mahasiswa FIKKIA UNAIR turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 3: Good Health and Well-being, khususnya dalam aspek pencegahan penyakit zoonosis, promosi kesehatan hewan, dan edukasi masyarakat.
Penulis: Amalia Sofi Ramadanti
Editor: Avicena C. Nisa
