FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Delegasi Research Group FIKKIA Wakili UNAIR di APACPH 2025 Thailand

KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional. Jhonatan Rameldo Hutasoit (KESMAS 2023) menjadi satu-satunya mahasiswa UNAIR yang menghadiri Asia Pacific Academic Consortium for Public Health (APACPH) Conference 2025, yang berlangsung di Mae Fah Luang University, Chiang Rai, Thailand pada 4–7 November 2025. APACPH Converence diikuti oleh ribuan delegasi yang mewakili sejumlah negara kawasan Asia-Pasifik. Tiap perwakilan negara mendapat kesempatan menyuarakan status dan kondisi kesehatan masyarakatnya.

Bertemu Ekspert dan Akademisi

Konferensi bergengsi ini menjadi forum ilmiah untuk bertukar pengetahuan, berbagi pengalaman. Lebih dari itu, forum APACPH menjadi wadah memperkuat kemitraan antara para praktisi kesehatan masyarakat, peneliti, pendidik, dan pembuat kebijakan dari seluruh kawasan Asia-Pasifik. Peserta sebagian besar merupakan profesor, peneliti senior, dan mahasiswa PhD di bidang kedokteran serta kesehatan masyarakat. APACPH 2025 mengangkat tema besar Strengthening Public Health Systems and Resilience in a Disruptive World.” Kegiatan ini menjadi pertemuan penting untuk membahas tantangan kesehatan global yang kian kompleks—mulai dari krisis lingkungan, ketimpangan kesehatan, perubahan teknologi, hingga dampak sosial pasca-pandemi.

Dalam forum tersebut, Jhonatan mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul Determinants of Peripartum Depression Score Among Women in Indonesian Coastal Rural Community.” Artikel yang ditulis Jho berfokus pada bidang kesehatan ibu, kesehatan mental, dan penguatan layanan komunitas. Melalui sesi diskusi ilmiah dan pertukaran gagasan lintas negara, Jhonatan berkesempatan berdialog dengan partisipan dari berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik. 

Presentasi Jonathan dihadapan juri dan delegasi singapura, jepang, dan Vietnam. Sumber: Istimewa

Partisipasinya membuka peluang kerja sama penelitian dengan sejumlah universitas dari Singapura, Jepang, Sri Lanka, Malaysia, China, Korea, India, Thailand dsb, terutama dalam topik Health and Wellbeing of Women and Children and Global Health.

“Kesempatan ini sangat berharga karena saya dapat mempublikasikan hasil penelitian kami, berdiskusi dengan para ahli, dan menjalin kolaborasi riset lintas negara. ” Ungkap Jonathan

Ia berharap, semakin banyak mahasiswa FIKKIA yang aktif meneliti dan berpartisipasi dalam forum internasional bereputasi, agar kontribusi akademik kita semakin diakui ditingkat global.

Keterlibatan FIKKIA dalam APACPH 2025 menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam mendorong kolaborasi riset dan memperkuat posisi UNAIR di kancah internasional sebagai bagian dari komunitas akademik global yang berorientasi pada inovasi dan keberlanjutan.

Penulis: Jhonatan Rameldo Hutasoit

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *