KABAR FIKKIA – Divisi Career Preparation (CAPRE) Banyuwangi Public Health Association (B-PHA) Universitas Airlangga sukses menggelar webinar SHINE (Student Hub Innovation and Entrepreneurship) pada Minggu (09/10/2025). Mengangkat tema “Berdaya dengan P2MW: Membangun Jiwa Wirausaha Mahasiswa” webinar diikuti 69 mahasiswa dari FIKKIA, Vokasi, dan FPK. Webinar SHINE secara khusus mempelajari strategi pengembangan usaha dan persiapan mengikuti Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta mengenai konsep usaha inovatif, teknik penyusunan proposal kompetitif, serta alur administrasi program P2MW sesuai standar Kemendikti selaku penyelenggara. Melalui SHINE, mahasiswa didorong untuk lebih siap menghadapi tantangan dunia kewirausahaan sekaligus memanfaatkan peluang pendanaan pemerintah untuk pengembangan usaha.
Ketua Pusat Kewirausahaan dan Relasi Industri FEB Unair, Dr. Tri Siwi Agustina, SE., M.Si., dihadirkan sebagai pembicara. Tahun sebelumnya, dosen FEB UNAIR tersebut rutin mengantarkan proposal kewirausahaan mahasiswa mendapatka pendanaan. Bahkan, menjadi juara mewakili UNAIR di ajang P2MW Nasional. Tri Siwi menekankan bahwa P2MW merupakan peluang strategis bagi mahasiswa yang ingin membangun usaha berbasis inovasi.
P2MW 2025 merupakan hibah dari BELMAWA DIKTI yang bertujuan membina dan mendanai mahasiswa untuk mengembangkan usaha berbasis inovasi. Program ini terbagi menjadi dua tahap, yaitu tahap awal bagi usaha yang masih berupa prototipe dan tahap bertumbuh bagi usaha yang sudah memiliki penjualan dan laporan keuangan.
Soroti Tren Usaha Unggulan
Memulai bisnis usaha ketika menjadi mahasiswa bukan hal yang mustahil. Mahasiswa perlu mengamati kecenderungan konsumsi pasar. Tri Siwi ngatakan, tendensi ide bisnis kreatif, FnB (food and baverage), dan jasa menunjukkan potensi pasar kuat di masyarakat.
“Tren ide bisnis yang paling potensial meliputi makanan-minuman, industri kreatif, jasa-perdagangan, dan digital. Terutama yang mengusung nilai kesehatan, keberlanjutan, serta strategi pemasaran digital. Proposal unggul biasanya menunjukkan inovasi, potensi pasar kuat, dan dampak positif bagi masyarakat.” Ujarnya
Webinar turut menghadirkan sesi sharing oleh Putri Laura Faradina, (PPDH 25) yang aktif dalam kegiatan penelitian, kewirausahaan, dan pengabdian masyarakat. Ia membagikan pengalaman serta strategi mengikuti program pengembangan kompetisi mahasiswa. Mahasiswa yang akrab disapa Fara itu, bersama timnya berhasil mendapat pendanaan untuk usaha Eco-Etawa tahun 2024

Ketua pelaksana, Rasyadi Azzahro (KESMAS 2024) berharap kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung mahasiswa berwirausaha.
“Harapan saya, SHINE tahun depan bisa memberikan dukungan nyata melalui mentoring, inkubasi bisnis, serta jejaring dengan pelaku industri, sehingga mahasiswa lebih siap memulai usaha dan menciptakan dampak nyata.”
Dengan terselenggaranya SHINE, B-PHA Universitas Airlangga berharap kegiatan ini dapat menjadi pijakan awal bagi lahirnya wirausaha muda kreatif, inovatif, dan berdaya saing di lingkungan kampus.
Penulis: Zahwa Yasmina Fajri
Editor: Avicena C. Nisa
