FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Kedokteran FIKKIA UNAIR Gelar Pemeriksaan dan Konsultasi Stroke

KABAR FIKKIA – Program Studi S1 Kedokteran Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlanggga (UNAIR) Banyuwangi terus terlibat aktif memberikan edukasi kesehatan masyarakat. Dalam memperingati Hari Stroke Sedunia), tim yang terdiri dari 2 dosen dan 29 mahasiswa Kedokteran FIKKIA bersama tim RSUD Blambangan menggelar edukasi stroke dan pemeriksaan kesehatan saat Car Free Day (CFD) pada Minggu (16/11/2025). Tim menggelar pengecekan tensi darah, pengukuran lingkar perut, nadi, cek pembuluh darah non invasif menggunakan alat USG-TCD, dan konsultasi pencegahan stroke. Ratusan masyarakat ikut serta memeriksakan diri dalam acara yang juga menjadi bagian Hari Kesehatan Nasional dari FIKKIA UNAIR tersebut.

Edukasi Pencegahan Stroke

Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 menunjukkan 8,3 dari 1000 populasi di Indonesia mengalami penyakit stroke. Dampak dari stroke dapat mengakibatkan disabilitas dan kematian pada peringkat dua secara global. Data menunjukkan stroke menyumbangr 11,2% dari total kecacatan dan 18,5% dari total kematian. Pencegahan menjadi sangat penting dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat mengenai penyakit itu.Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan.

Pertama adalah pengaturan pola makan melalui diet sehat dengan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan dalam makanan dan minuman. Dengan pembatasan zat itu membantu mengontrol tekanan darah (hipertensi), kadar gula darah (diabetes), dan kadar kolesterol (dislipidemia) yang menjadi faktor risiko utama stroke. Kedua adalah melakukan aktivitas fisik teratur.

Warga antusias mengikuti tes kesehatan yang dilakukan di area car free day. Sumber: Istimewa

Masyarakat harus selalu meluangkan waktu untuk berolahraga secara rutin. Dengan olahraga membantu menjaga berat badan ideal, meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah, serta melancarkan peredaran darah. Ketiga, melakukan gaya hdup sehat komprehensif dengan mengatur pola tidur yang cukup dan berkualitas. Hindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol karena sangat merusak pembuluh darah, Sementara pola tidur yang baik mendukung pemulihan dan fungsi tubuh optimal.

Manfaat Edukasi bagi Masyarakat

Dengan edukasi stroke bagi masyarakat dapat meningkatkan kesadaran bahwa stroke adalah kondisi penyakit yang dapat dicegah dan bukan hanya penyakit takdir. Masyarakat dapat lebih aware dan peduli terhadap segala bentuk risiko dari berbagai aktivitas yang mendorong terjadinya stroke. Sehingga individu memiliki pengetahuan untuk mengambil keputusan yang lebih baik terkait pola makan, aktivitas, dan kebiasaan sehari-hari, yang secara langsung mempengaruhi risiko stroke mereka. Secara kolektif, penurunan kasus stroke akan mengurangi beban pembiayaan dan layanan kesehatan. Baik bagi keluarga maupun pemerintah.

Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *